RANAH

Ada Fadli Zon Saat Pendekar Silat se-Bogor Raya Kumpul di Padepokan Cimande

17-12-2017 08:00
200 Views

Pengurus Pencak Silat Aliran Cimande bersama Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat deklarasi re-generasi PPSAC | M.A Murtadho

CARINGIN – Mempertahankan dan melanjutkan tradisi yang diwariskan leluhur adalah kewajiban anak cucu. Bangsa ini menjadi besar karena mampu mempertahankan budayanya, sejak zaman kemerdekaan dulu hingga zaman Now. Semangat itulah yang ditunjukan para generasi pendekar silat aliran Cimande. Pesilat Cimande yang tersebar di pelosok nusantara, bahkan ada di mancanegara, terus mempertahankan budaya silat asal Bogor ini.

Untuk melanjutkan tadisi leluhur, generasi Cimande zaman now, terutama se Bogor Raya berkumpul di Padepokan Pusat Pencak Silat Aliran Cimande ( PPSAC), Jl. HE. Sukma KM 14, Talang II Cimande, Kp. Tarikolot, Desa Cimande,  Kecamatan Caringin,  Bogor pada Ahad lalu, 26 Nopember 2017. Ada hadir Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dalam acara tersebut.

“Pencak silat adalah tradisi yang diwariskan turun temurun oleh orang tua kita. Tapi Cimande itu enggak hanya hanya pencak silat, masih ada ragam budaya adat lainnya, seperti ngabungbang, 14 maulid, dan lain sebagainya,” ungkap Syis Wahyudi, Ketua Umum PPSAC kepada polbo di Padepokan PPSAC, Rabu, 29 Nopember 2017.

Menurut Kang Obay, panggilan Syis Wahyudi, khusus di Jawa Barat, tradisi pencak silat yang paling tua adalah pencak silat aliran Cimande. Aliran Cimandean sudah melegenda, bahkan memiliki banyak cabang, yang tersebar d imana-mana, di pelosok nusantara dan bahkan dunia.

“Sejarahnya aliran silat Cimande itu, ya di sini di Cimande. Maka dalam regenerasi PPSAC ini, semoga semuanya bisa di data dan kami tata serapih mungkin. Itu untuk mengukuhkan bahwa mereka adalah betul lingkung seni-nya beraliran Cimande. Jika benar, maka lingkung  seni itu kami beri sertifikat,” kata Kang Obay.

Pada ajang silaturahmi tersebut, tampak hadir para ahli silat dari masing-masing padepokan yang beraliran Cimande. Kehadiran para pendekar silat Cimande ini, khususnya dar Wilayah Bogor Raya untuk melakukan re-generasi kepengurusan PPSAC secara setruktural.

“Deklarasi ini bukan bearti deklarasi yang pertama, melainkan me-regenerasi kepengurusan. Hak ini agar setiap lingkung seni yang beraliran Cimande bisa di data dan tertata rapih. Sehingga ke depan tidak ada lagi saling mengklaim sebagai pusat silat aliran Cimande,” Ketua PPSAC menegaskan.

Untuk itu, PPSAC berharap dengan adanya re-generasi kepengurusan dapat merapihkan semua lingkung seni, yang tujuannya agar bisa saling menjaga dan melestarikan budaya Cimande. “Ada banyak adat budaya yang dilahirkan di Cimande.”

 

 

ANDINA R.S | AS