Alfathdry: RSIA Suryatni, Komitmen Jaga Pelayanan Prima

AvatarPosted on at 19:17
13 0

BOGOR – Genap menginjak tahun ke enam Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Suryatni, yang berlokasi di sekitar fly over, Jalan Soleh Iskandar Tanah Sareal Kota Bogor, berkomitmen menjaga pelayanan prima usai menggelar ulang tahunya, Ahad (15/11/2020).

Meski banyak tantangan, Rumah sakit yang berdiri 15 November 2014 itu, telah menunjukkan prestasinya dalam menjalankan peran rumah sakit dengan fungsi utamanya melayani para pasien ibu dan anak sesuai visi rumah sakit.

Hal itu disampaikan Direktur RSIA Suryatni, dr H Alfathdry Spog. Dirinya mengungkap, tak sedikit kendala yang dihadapi salah satu RSIA yang terbilang muda tersebut. Alfathdry merinci beberapa diataranya, pada awal 2019 saat pembangunan jalan Tol BORR seksi 3A, RSIA Bunda Suryatni berpengaruh pada penurunan kunjungan pasien. Kendala serupa, tambahnya, juga terjadi setelah proyek Rp. 3 trilliun itu selesai. Dimana wajah dari rumah sakit tertutupi.

“Tapi itu bukan hambatan, namun tantangan untuk lebih baik dan maju. Rumah sakit berupaya membuka pagar sisi selatan dan mengubah arah masuk kendaraan sehingga tampak rumah sakit lebih jelas,” jelasnya kepada Tim Polbo.

Tak hanya itu, situasi pandemi Covid-19 saat ini, menurutnya sangat berimbas pada aktivitas pasien yang berkunjung ke rumah sakit. Hal itu, menjadi tantangan yang serius bagi managemen rumah sakit dengan meningkatkan pelayanan pada sektor platform digital dan media sosial.

“Tim promosi gencar di Media Sosial dengan gerakan “Cinta Bunda”. Upaya lain merenovasi website rumah sakit, mengaktifkan Instagram, Whats App, facebook, bekerja sama dengan aplikasi sehatqu dan halodoc,” terangnya.

Dirinya menegaskan, rumah sakit harus berkembang dengan diikuti kualitas terbaik serta memberi pelayanan prima. Termasuk penyempurnaan Standar Prosedur Operasional (SPO) ditiap unit. Baik unit medis, penunjang medis dan unit umum.

SPO tersebut kata Alfathdry, akan dijadikan tradisi dan pola kerja sehari-hari para pegawai rumah sakit. Rumah sakit juga membuat Buku Standar keperawatan, tujuan, setiap pimpinan memiliki panduan penilaian terhadap kinerja bawahan.

“RSIA Bunda Suryatni, tidak hanya sebatas persalinan. Tapi memiliki pengalaman dibidang lain seperti dokter sepesial anak, dokter spesialis kebidanan & kandungan. Termasuk dokter penyakit dalam dan dokter spesialis bedah dan dokter IGD 24 jam. Disini terdapat pelayanan terapis totok wajah, senam hamil dan yoga termasuk pijat bayi dan home care,” bebernya.

Ketua Tim Legal Aset Kampoeng Kurma Bunda Lilis Aryani Dalimunthe, hadir pada Milad enam tahun rumah sakit, mengapresiasi kebijakan rumah sakit seperti yang diutarakan Dr.Alfathdry, Sp.OG. Dia mengatakan, rumah sakit diera sekarang ini mengedepankan keselamatan nyawa pasien, ketimbang urusan biaya persalinan.

Tim Polbo | Arifin

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *