Apa Rencana Nurhayanti Setelah Pensiun Sebagai Bupati Bogor ? Seperti Ini Jawabannya

57 0

 CIBINONG-Hari-hari terakhir masa kepemimpinan Bupati Bogor, Nurhayanti, sudah tiba. Jabatan yang disandang Srikandi Tegar Beriman segera beralih kepada Bupati terpilih, Ade Munawaroh Yasin. Ia purna tugas pada Ahad, 30 Desember 2018.

Banyak kesan dan capaian Nurhayanti selama memimpin Kabupaten Bogor, yang mempunyai jumlah penduduk terpadat dan wilayah luas dengan 40 kecamatan. Gaya kepemimpinan bupati perempuan pertama di Bogor ini beda jauh dengan pendahulunya.

Puluhan tahun berkarir sebagai birokrat, Ia khatam dengan seluk beluk pemerintahan dan peraturan. Makanya ia lebih hati-hati dan teguh memegang prinsip.

Bekas Sekda era Bupati Rachmat Yasin itu dikenal dengan prinsip “on the track”. Ia memegang teguhi  komitmen tersebut hingga akhir jabatannya. Walau banyak pihak yang mengeluh karena keinginannya tak terpenuhi, istiqomah “on the track” ini membuatnya khusnul khotimah hingga jabatannya selesai.

Baca : Hindari Kekosongan Kepemimpinan, Pelantikan Bupati Bogor Terpilih Dipercepat

Hasil akhir perjalanan bupati yang akrab disapa “bunda” itu tak lepas dari peran sejumlah birokrat yang loyal dan taat dengan pedoman “on the track”. Sebut saja salah satunya Sekda Adang Suptandar. Adang begitu setia mendampingi dan mengawal Nurhayanti.

Sekda flamboyan itu terbukti kokoh menjadi benteng bagi bupati perempuan pertama di Bogor. Ya, selama kepemimpinan Nurhayanti, Kabupaten Bogor kondusif. Malah, tak terhitung jumlah penghargaan dari berbagai intansi, baik dari pemerintah pusat atau lembaga lainnya, yang diterima Pemkab Bogor.

Salah satu prestasi yang tak pernah mampu diraih bupati era sebelumnya adalah penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai auditor negara.

“Alhamdulillah berakhir baik dan Insya Allah khusnul khotimah,” ungkap Sekda Kabupaten Bogor Adang Suptandar saat berbincang dengan Polbo di Gedung Tegar Beriman, Cibinong. Rabu, 26 Desember 2018.

Baca : Ade Yasin Ingin Buru-buru Dilantik Jadi Bupati Bogor

Saat ditemui Polbo seusai pelantikan pengurus PWI Kabupaten Bogor, Nurhayanti menyampaikan banyak kesan selama menjadi nahkoda di tatar Tegar Beriman.

Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, yang memberikan kepercayaan terhadap dirinya untuk menjadi bupati perempuan pertama di Bogor.

Dia menyebut semua program kerja yang menjadi prioritasnya, sudah dijalankan dan hampir rampung. “Semua sudah dilakukan, terutama program penciri untuk menjadikan kabupaten termaju,” ucap Nurhayanti

Nurhayanti berpesan kepada penggantinya, agar terus diberikan kesehatan dan kekuatan karena mengurusi Kabupaten Bogor bukanlah hal yang mudah dengan segala kebutuhan yang berbeda disetiap wilayahnya.

Baca : Bupati Nurhayanti Harus Aktif Siapkan Transisi Kepemimpinan Bogor

Lalu apa rencana Nurhayanti setelah pensiun ? Ia mengaku hanya ingin kembali menjadi wanita biasa dan nenek bagi cucu-cucunya. Warga Ciomas ini merasa tenang dan senang karena menyelesaikan semua pengabdiannya.

Selama puluhan tahun berkarir sebagai birokrat, mulai dari staf biasa hingga jadi bupati, Nurhayanti akan lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga dan kegiatan keagamaan.

“Saya mah kembali lagi ke madrasah aja, jadi ibu-ibu pengajian,” pungkasnya.

 

MA. MURTADHO | AS

Related Post

PKS Tetap Cinta Gerindra

Posted by - 23/10/2017 0
CIBINONG –  Munculnya berbagai manuver politik Partai Gerindra Kabupaten Bogor tak menyurutkan sikap politik PKS  untuk konsisten berkoalisi. PKS memastikan…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *