IMPRESI

Arti Mahasiswa dan Kampus Sebagai Miniatur Negara

17-12-2017 07:55
191 Views

Muhammad Arif Matondang

MENJADI mahasiswa secara tidak langsung memiliki tanggung jawab terhadap sosial. Sebagai kaum terpelajar, mahasiswa yang menjadi bagian dari civitas akademika harus mampu berkontribusi demi mewujudkan visi  misi Perguruan Tinggi dan memiliki kepekaan sosial.

Keberadaan mahasiswa sebagai kaum terpelajar tidak lepas dari peran Perguruan Tinggi. Karena logikanya tak akan ada Perguruan Tinggi tanpa ada mahasiswa. Sebagai kaum intelektual muda, mahasiswa memiliki hak dan kewajiban yang setingkat lebih tinggi di atas siswa. Selain mendapatkan pembelajaran dan menyerap ilmu saat kuliah, mahasiswa juga harus memiliki kontribusi terhadap ilmu itu sendiri. Mahasiswa dituntut aktif dalam kegiatan belajar, baik di dalam ruang perkuliahan maupun belajar secara mandiri di luar kelas.

Sebagai tempat menimba ilmu, Kampus menjadi tempat mengasah intelektualitas dan pencarian jati diri mahasiswa. Banyak kegiatan kampus yang memaksa dan menuntut mereka untuk menjadi  masyarakat  ideal kelak ketika kembali ke kampung halaman. Mulai dari bangku kuliah yang serba padat dengan tugas, seminar silih berganti tapi tak pernah membosankan, kajian-kajian ilmiah yang terus menjadi bumbu semangat untuk terus belajar.

Tidak cukup di lingkungan kampus saja, kehidupan mahasiswa juga seringkali bersenggolan langsung dengan masyarakat. Sesuai denga tri darma perguruan tinggi; Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta pengabdian masyarakat.

Sistem kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi dan kebebasan memilih membuat Mahasiswa semakin kokoh berada di tengah-tengah poros badai yang menimpa Negeri ini. Sadar atau tidak, sebagian masalah di Negeri ini, dapat diselesaikan Mahasiswa dengan baik. Karena Mahasiswa lah satu-satunya generasi yang selalu terlibat langsung dalam ruang lingkup kehidupan bermasyarakat, berbudaya, politik, hingga ekonomi.

Dari Kata maha-siswa saja sebenarnya masyarakat kampus sudah diberi amanah oleh bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, arti kata maha dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah sangat, amat. Bila diartikan dalam keilmuan, mahasiswa adalah orang-orang yang sangat paham dengan berbagai disiplin ilmu. Maka bukan hal yang aneh lagi bilamana mahasiswa selalu ditunggu-tunggu dedikasinya untuk masyarakat Indonesia.

Selain itu pula, ternyata aktifitas mahasiswa (Masyarakat Kampus) tidak jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia secara umum. Terlebih dalam hal politik, Budaya dan sosial masyarakatnya yang beragam. Di kampus itu lah kita dapat melihat aktifitas kehidupan masyarakat Indonesia dalam ruang lingkup yang lebih kecil, layaknya miniatur.

Melihat banyaknya kemiripan perilaku masyarakat kampus dengan masyarakat Negara, ini menjadi bukti yang kongkrit,  bahwa kampus memang layak disebut sebagai miniatur kecil sebuah Negara.

 

 

Penulis adalah Mahasiswa D3 Manajemen Informatika Unv. Pakuan Bogor / Pengurus PMII ( Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia )  Komisariat Unv. PAKUAN Bogor