PANGGUNG

Asep Ruhiyat Satu-satunya Birokrat di Pilbup Bogor 2018

19-01-2018 23:11
737 Views

Calon Wakil Bupati Bogor 2018 jalur independen, Asep Ruhiyat menjadi satu-satunya birokrat yang bakal maju di Pilbup Bogor 2018 | Dok. Polbo

CIBINONG – Ibarat permainan sepakbola, ajang kontestasi Pilbup Bogor baru akan memasuki babak kedua. Sementara babak pertama sudah berjalan jauh hari sebelum pendaftaran dimulai.

Di babak pertama kontestasi Pilbup Bogor telah membuat para pemainnya cedera ringan dan berat. Mereka dipastikan tidak dapat bermain di babak kedua yang sejatinya adalah permainan inti menentukan pemenang.

Para pemain itu di antaranya adalah para birokrat yang punya hasrat menjadi bupati-wakil bupati Bogor. Kini hanya ada satu nama birokrat yang bakal dipastikan mengikuti kontestasi Pilbup Bogor 2018. Asep Ruhiyat mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor sebelumnya telah berpasangan dengan Ade Wardhana Adinata. Asep menjadi calon wakil bupati Bogor dan kini sedang bekerja keras memenuhi persyaratan pencalonan dari jalur independen.

“Alhamdulilah meski perjalanan masih panjang namun saya yakin Allah tidak tidur dengan kondisi Kabupaten Bogor yang seperti ini,” kata Asep kepada Polbo, Selasa 9 Januari 2018.

Baca juga : Ini Alasan Asep Ruhiyat Maju di Jalur Independen

Selain Asep, figur birokrat lain yang mengikuti ajang kontestasi di babak pertama adalah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Dace Supriyadi, Kepala Dinas Pendidikan Tb Luthfi Syam, Camat Jonggol Beben Suhendar, dan mantan birokrat Isman Kadar.

Empat nama birokrat dan mantan birokrat tersebut kini kandas di tengah perjalanan menuju babak kedua dengan tidak mendapat rekomendasi sebagai bakal calon kepala daerah dari parpol.

Dace Supriyadi, Tb Luthfi Syam dan Beben Suhendar terakhir mengikuti penjaringan balon kepala daerah di Partai Demokrat. Namun Demokrat telah memutuskan mengusung kadernya sendiri, Ingrid Kansil berpasangan dengan Jaro Ade.

Sementara Isman Kadar mengikuti penjaringan balon kepala daerah di Partai Gerindra. Partai besutan mantan Danjen Kopasus Prabowo Subianto ini memutuskan mengusung kadernya sendiri yakni Ketua DPC Gerindra Iwan Setiawan berpasangan dengan Ade Yasin.

Baca juga :  Duet Ade Wardhana – Asep Ruhiyat Mantap Maju di Pilbup Bogor 2018

Asep Ruhiyat sebelumnya juga telah mengikuti penjaringan di Partai Nasdem, namun Asep melihat ada peluang kuat dirinya tidak akan mendapat rekomendasi Nasdem sebagai bakal calon kepala daerah.

“Dari situ saya bertemu dengan Ade Wardhana Adinata Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat. Lalu kami berdiskusi dan alhamdulilah terbangun chemistry kuat yang saling melengkapi di antara kami. Lalu kemudian saya putuskan untuk mendampinginya sebagai calon wakil bupati,” tandas Asep.

Kini peta koalisi parpol dan calon independen telah tergambar utuh. PPP-PKB-Gerindra telah bulat mengusung Ade Yasin-Iwan Setiawan. Golkar-PAN-Demokrat resmi mengusung Jaro Ade-Ingrid Kansil. Sementara PDI Perjuangan-Hanura-Nasdem bakal mengusung Nungki-Bayu Syahjohan. Di tubuh parpol hanya PKS yang belum memutuskan akan mengusung pasangan mana. Bukan tidak mungkin PKS mengusung pasangan independen atau koalisi parpol yang sudah terbentuk hari ini.

 

HERRY SETIAWAN | HS