Atty PDIP Sumbangkan Duit Gaji Anggota DPRD Kepada Korban Puting Beliung

56 0

BOGOR-Duka masih menyelimuti para korban amukan angin puting. Rumah yang terjadi pada Kamis,  7 Desember 2018 lalu. Rumah mereka porak poranda disapu badai.

Keprihatinan disampaikan berbagai kalangan.  Bahkan, sehari setelah kejadian,  banyak relawan dan donatur yang langsung terjun mengirim bantuan. Seperti Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Bogor, Atty Soemaddikarya. Ia menyambangi korban musibah.

Selain memberi bantuan dana pribadi, Atty menyampaikan  informasi penting kepada warga  untuk segera melaporkan diri menjadi korban angin topan. Warga bisa mengajukan  bantuan atau ganti rugi akibat bencana tersebut kepada Pemkot Bogor.

Baca juga :

Angin Puyuh Hanya di Seputar Istana Batu Tulis dan Makam Keramat Mbah Dalem, Ini Penjelasannya

Gemuruh Halilintar di Langit Bogor Tandai Bencana Angin Puyuh Besar

“Laporkan dan lampirkan data-datanya supaya mendapat bantuan dari pemda. Ini saya sumbang dana untuk biaya mempersiapkan administrasinya, ” imbuh Atty.

Atty menuturkan, apa yang dilakukannya adalah menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan menghimbau agar warga yang terdampak bencana, segera melapor kerugian akibat bencana dan sesegera mungkin untuk bisa dibantu oleh Pemkot Bogor.

“Saya bantu informasi, agar masyarakat untuk cepat melampirkan administrasi pengajuan berupa foto copy KK dan KTP, lengkap dengan estimasi kerugian akibat puting beliung kemarin,” katanya.

Baca juga :

Cerita Polisi Gadungan Ditangkap di Lokasi Bencana Angin Puyuh

http://politikabogor.com/amukan-angin-puyuh-karena-karuhun-bogor-marah-benarkah/

Fraksi PDIP berharap para korban yang terdampak puting beliung  segera mendapatkan haknya lewat bantuan sosial dari Pemkot Bogor.

“Untuk biaya poto copy saya berikan anggaran pribadi, yaitu sisa gaji saya sebesar Rp 15 juta dan dari Fraksi Rp 5 juta,” ucap Atty.

Politikus wanita yang terkenal vocal dalam mengaspirasikan suara rakyat itu mengatakan, sudah saatnya dana Bantuan Tidak Terencana (BTT) yang hampir menyentuh angka 1.6 Miliar itu dicairkan. Hal tersebut supaya bisa digunakan membangun kembali rumah warga yang jadi korban.

Dia berharap, pemerintah memangkas birokrasi yang berbelit karena saat ini rakyat sangat membutuhkan dan jangan main-main karena bencana yang terjadi sangat dahsyat.

“Buktikan kepada rakyat, kalau uang rakyat kembali kepada dan untuk rakyat,” tegasnya.

 

MURTADHO | AS

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *