Bogor Kembalikan Duit Rp 94 Miliar ke Kas Negara, Kenapa ?

AvatarPosted on at 20:39
58 0

CIBNONG – Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengembalikan duit sebesar Rp 94,3 miliar ke Pemerintah Pusat. Musababnya proyek pembangunan tujuh jalan dan dua jembatan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) ini batal dilelangkan. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beralasan waktu terlalu mepet untuk menyelesaikan pekerjaan fasilitas publik tersebut.

“Tidak cukup waktu, terlalu pendek. Kalau pelelangan dipaksakan, khawatir proyek tidak selesai,” Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar kepada wartawan membenarkan permohonan pembatalan lelang sembilan paket proyek dengan total anggaran Rp 94,3 miliar oleh Dinas PUPR.

Dinas PUPR selaku penanggung jawab proyek tersebut Sudah menyampaikan surat permohonan lelang ke Unit Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bogor pada 12 Juli 2017. “Anggaran tidak mungkin terserap. Jadi dibatalkan dan dikembalikan ke kas negara,” kata Adang.

Sekda menjelaskan, berdasarkan peraturan menteri keuangan nomor 50/PMK.07/2017 tentang transfer ke daerah dan dana desa, realisasi penyerapan dana DAK paling sedikit 75 persen dari dana yang sudah diterima RKUD. Laporan serapan ini paling lambat tanggal 30 Juni 2017.

Tenggat waktu itu kemudian diperpanjang menjadi 31 Agustus 2017 melalui surat Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor S-468/PK/2017. “Minimal laporan triwulan kedua harus mencapai 75 persen,” Adang menegaskan.

Berikut ini proyek jalan yang gagal diserap pada tahun 2017 : Jalan raya Laladon-Kreteg senilai Rp12,1 miliar, Jalan raya Jasinga-Tenjo Rp7,5 miliar, jalan raya Tenjo-Singabangsa Rp8,4 miliar, jalan Teluk Pinang-Banjar Waru Rp4,2 miliar, Jalan Banjar Waru-Tapos Rp7,56 miliar, Jalan Jampang-Ciseeng Rp8,3 miliar, Jalan Babakan Raden-Batasan Bekasi Rp4 miliar, pembangunan jembatan Ciapus Rp5,5 miliar dan yang paling besar jalan alternatif Laladon –
Dramaga sebesar Rp36,8 miliar.

 

ARIE U.S

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *