Buntut Gelar Dangdut Di Hajatan 6 Orang Diperiksa Polisi

AvatarPosted on at 01:34
40 0

Bogor  –  Jajaran Polres Bogor di Cibinong, telah memeriksa sementara 6 orang yang terlibat dalam acara hajatan khitanan yang menggelar aksi musik dengan menghadirkan si “Raja Dangdut”  Rhoma Irama dan artis dangdut lainnya di Pamijahan, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menjelaskan bahwa keenam orang yang diperiksa ini diantaranya adalah keluarga dari pemilik hajat khitanan Abah Surya Atmaja. “Iya, mereka yang kami periksa dari pihak keluarga,” kata Roland Ronaldy, pada wartawan Senin 6 Juli 2020.

Raja Dangdut
H Rhoma Irama

Sementara itu, pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap Raja Dangdut Rhoma Irama sendiri dan artis lainnya, kata Roland masih belum dilakukan. Dia menjelaskan bahwa penyelidikan terhadap mereka disebabkan munculnya kerumunan masyarakat di wilayah zona merah serta di tengah PSBB Proporsional di Kabupaten Bogor ini masih berlanjut. “Kita belum panggilan Rhoma Irama karena masih kita dalami dulu. Nanti, tunggu perkembangan,” ungkap Roland.

Diketahui, acara khitanan salah satu putra dari Abah Surya Atmaja di Pamijahan Bogor pada Minggu 28 Juni 2020 lalu, begitu heboh setelah menggelar perayaan yang diwarnai aksi panggung Rhoma Irama dan artis dangdut lainnya, padahal sudah dilarang oleh Gugus Tugas Kabupaten Bogor, karena masih berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

Tidak hanya Rhoma, bahkan artis lain seperti Rita Sugiarto, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Caca Handika, Yus Yunus dan beberapa artis lain turut meramaikan acara khitanan di wilayah zona merah corona itu, sehingga kerumunan massa tak terhindarkan.

Hal ini pun membuat Bupati Bogor Ade Yasin geram karena beberapa hari sebelum acara dimulai, Rhoma Irama dan pemilik hajat sempat menyetujui larangan Gugus Tugas dan berjanji tidak akan gelar pertunjukan di Pamijahan namun pada akhirnya Rhoma tetap manggung termasuk beberapa artis lainnya.

Akibatnya, pihak yang terlibat dalam acara tersebut diperiksa polisi sebagai divisi keamanan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 karena diduga melanggar ketentuan PSBB dan terancam di hukum sesuai aturan terkait PSBB.

 

 Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

Related Post

FUI Usulkan Pemkot Tabayyun Soal MIAH

Posted by - 11/09/2017 0
BOGOR – Polemik terhadap pembangunan Mesjid Imam Ahmad Bin Hanbal (MIAH), harus diselesaikan dengan hati-hati. Pasalnya, permasalahan ini bukan hanya…

PSBB Kota Bogor Belum Optimal

Posted by - 17/05/2020 0
Bogor  –  Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait virus cvorona (Covid-19) di Kota Bogor yang sudah memasuki periode ketiga…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *