Deddy Mizwar : Sampah dan Limbah Cemari Sungai di Jawa Barat

AvatarPosted on at 07:11
96 0

CIAWI – Kondisi lingkungan di Jawa Barat dinilai sudah dalam tahap kritis, sehingga perlu segera diselamatkan. Bermacam jenis limbah sudah mencemari sungai-sungai di Tatar Pasundan. Limbah dan sampah rumah tangga dinyatakan paling banyak menyumbang kotoran di daerah aliran sungai.

“Faktanya sungai tidak saja dikotori sampah dan limbah rumah tangga, tetapi hingga limbah ternak dan industri,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar saat meresmikan Sawala Ecovillage DAS Ciliwung dengan tema “Lingkungan Tanpa Tapal Batas” di PT Pelindo II Persero, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu, 30 Agustus 2017.

Wakol Gubernur mengaku prihatin dengan kondisi lingkungan di Jawa Barat. Sebab, banyaknya limbah dan sampah yang masuk ke sungai, berdampak pada tingginya tingkat pencemaran. Sebagian besar sungai di Jawa Barat mulai tercemar ringan hingga tercemar berat.”

Untuk itu, Deddy mengajak masyarakat Jawa Barat terus mengkampanyekan Gerakan Lima Tidak, yaitu tidak menebang pohon di hulu sungai, tidak membuang limbah ternak, tidak membuang limbah rumah tangga, tidak membuang limbah industri dan tidak membuang sampah apapun ke sungai.

“Saya memberi apresiasi tinggi atas kehadiran dan kontribusi para kader ecovillae. Kinerja mereka efektif dalam mengajak masyarakat agar berbudaya lingkungan,” kata Wagub

Ia menjelaskan, Program Ecovillage merupakan salah satu upaya meningkatkan kepedulian terhadap sungai ciliwung dan menumbuh kembangkan gerakan budaya pelestarian lingkungan hidup serta sumber daya air di DAS Ciliwung. “Sekaligus mengoptimalkan pengembangan desa berbudaya.”

ANDINA RS

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *