BERITA UTAMA

Duet Jaro Ade-Inggrid Kansil Menguat di Pilbup Bogor 2018

19-01-2018 23:12
1069 Views

 

Inggrid Kansil politikus Partai Demokrat | Net

CIBINONG – Konfigurasi koalisi partai politik di Pilbup Bogor mulai jelas namun masih mencemaskan sejumlah bakal calon bupati yang telah mengikuti penjaringan di partai Demokrat. Pasalnya kini muncul Ingrid Kansil mantan anggota DPR RI Demokrat yang juga istri Wakil Ketua DPP Demokrat, Syarif Hasan yang akan diturunkan di Pilbup Bogor 2018.

Padahal Demokrat telah melakukan penjaringan tanpa melibatkan Ingrid Kansil. Para peserta penjaringan adalah Dace Supriyadi, Luthfi Syam, Maman Daning, dan Fitri Putra Nugraha. Sementara Beben Suhendar telah menyatakan ikut serta dalam penjaringan dan telah ditetapkan sebagai peserta.

Kemunculan Ingrid Kansil, diakui kader muda Partai Demokrat yang tak ingin disebut namanya. “Ingrid Kansil sekarang mulai mencuat namanya karena kebetulan beliau tinggal di Sentul. Meskipun tanpa menafikkan hasil penjaringan yang sudah berjalan,” ujarnya kepada polbo, Selasa 2 Januari 2018.

Baca juga : Demokrat Usung Inggrid Kansil, Calon Bupati Birokrat Berguguran, Benarkah?

Inggrid Kansil namanya masuk dalam daftar survei calon wakil bupati untuk mendampingi Ade Ruhendi alias Jaro Ade, calon bupati dari Partai Golkar. Belakangan, duet Jaro Ade dengan Inggrid Kansil terus menguat. Tampilnya Inggrid Kansil akan memecah pemilih gender perempuan.

“Sangat realistis jika Inggrid mendampingi Jaro Ade. Itu bisa memecah keterwakilan gender yang didominasi Ade Yasin,” kata Rahmat Syamsul Anwar dari LPKP.

Baca juga : Ini 10 Nama Kandidat Pendamping Jaro Ade di Pilbup Bogor 2018

Namun, hal berbeda justru dilontarkan Wakil Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita. Menurutnya belum pernah ada nama Ingrid Kansil muncul di penjaringan. “Sampai sekarang Demokrat masih konsisten dengan hasil penjaringan yang telah disampaikan ke DPD dan DPP. Saya juga sudah membuat rilis bahwa tugas tim penjaringan sudah selesai dengan dibawanya hasil penjaringan ke DPP dan hasil survei juga telah disampaikan kepada para peserta,” ujar Dede kepada polbo, Kamis 4 Januari 2018.

Kendati demikian, Demokrat masih belum membantah kemungkinannya berkoalisi dengan Golkar seperti apa yang sudah terjadi di Pilgub Jabar yakni rencana koalisi Dedy Mizwar-Dedi Mulyadi. “Kalau untuk itu kami menyerahkan ke DPD dan DPP karena sesuai tugas yang telah diberikan adalah membuat tim penjaringan dan telah kami lakukan,” tandas Dede.

 

HERRY SETIAWAN | HS