Fenomena Ngopi di Bawah Pohon Rindang

24 0

BOGOR – Saat ini ngopi sudah menjadi rutinitas sehari-hari masyarakat urban, terutama kaum milenial. Tak khayal menjamurnya kedai kopi atau coffee shop bermunculan seakan menjadi hal yang tabuh bagi penggiat bisnis minuman.

Hal itu menjadi pilihan bagi penikmat kopi untuk menentukan pilihanya. Seolah-olah menjadi trend untuk sekedar kongkow sebagai ritual menikmati suasana sambil menikmati kopi bareng teman, maupun sebagai alternatif lokasi kencan yang asik bersama orang tercinta.

Berbeda dari kebanyakan coffee shop pada umumnya, salah satu kedai kopi yang berada di Jalan Achmad Adnawijaya Nomor 1, RT 04/RW 13, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, menyajikan konsep yang beda
dari puluhan coffee shop yang ada di pusat Kota Bogor.

Nuansa sejuk nan nyaman bisa dirasakan para pecandu kopi ketika hang out ke coffee shop yang bernama “Halaman Belakang” ini. Bagaimana tidak? tempat seluas 532 meter persegi itu lebih dari setengahnya di isi dengan tanaman hijau yang membuat mata adem.

Konsep perpaduan indoor dan outdoor yang unik, dihiasi pohon Ketapang Kencana, sangat memanjakan mata, sambil menyeruput Kopi Russelia yang bikin melek dan bergairah. Rantingnya yang menjalar lebar dan daunnya yang rimbun membuat area di sekitarnya menjadi sejuk dan teduh, menambah kesan asri dan segar.

Tak jarang para pengunjung yang datang menyempatkan diri untuk berselfie, lantaran keunikan kedai kopi yang instagramable itu.

“Tempatnya adem, bikin nyaman dan rekomen banget untuk yang suka kopi, tapi pengen cari suasana yang beda. Disini bisa ngopi sambil hunting foto,” ungkap Mashel (25), salah satu pengunjung kepada Tim Polbo. (05/11)

Pemilik Halaman Belakang, Yoga Zains mengatakan, saat ini tren nongkrong milenial ditengah pandemi menyasar kepada cafe yang terbuka atau outdoor. Halaman Belakang, sambungnya, hadir sebagai coffee shop dan art space dengan mengusung konsep urban.

“Itu salah satu alasan, mengapa Halaman Belakang mengusung tempat ngopi di tempat terbuka. Kami menyajikan area outdoor yang unik dan nyaman, juga memiliki indoor yang kami set dengan mural dan grafiti, menambah kesan seni didalamnya,” jelasnya saat ditemui Tim Polbo di Halaman Belakang. (5/11/2020)

Ditengah pandemi saat ini, Yoga menegaskan, pihaknya berupaya untuk secara ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah.

“Kami mengantisipasi dan selalu mengimbau kepada para pengunjung diwajibkan untuk menerapkan program 3M, mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. Tetapi, kadang ada saja pengunjung yang bandel,” tandasnya.

Selain tempat yang nyaman, kedai kopi yang buka mulai dari jam 09.00-21.00 WIB tersebut, menawarkan beragam kopi dan hidangan lain. Sedikitnya ada 40 lebih menu kopi dan makanan yang ditawarkan. Tak mesti merogoh kocek dalam-dalam, menu di Halaman Belakang berkisar Rp. 20,000 hingga Rp. 43,000 saja.

Tim Polbo | Yudha Prananda.

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *