NUSANTARA

Golkar Cabut Dukungan, PPP Bersiap Tinggalkan Ridwan Kamil

19-01-2018 23:06
181 Views

akal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bakal calon Wakil Gubernur Jabar dari Golkar Daniel Muttaqien saat penyerahan SK Rekomendasi DPP Partai Golkar | Tempo.co

BOGOR– Badai politik paska pergantian Ketua Umum Partai Golkar dari Setya Novanto ke Airlangga Hartarto, mulai terjadi. Yang teranyar adalah Partai Golkar mencabut dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018. Hal itu tertuang dalam surat bernomor R-552/GOLKAR/XII/2017 tertanggal 17 Desember 2017.

Surat pencabutan dukungan kepada Emil—sapaan Ridwan—tersebar di grup-grup aplikasi pesan singkat wartawan. Surat itu ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham. Dalam surat tersebut, DPP Golkar beralasan mencabut dukungan ke Emil lantaran hingga 25 Desember 2017, bahkan hingga kini, dia belum menentukan calon wakil gubernurnya.

“Maka, dalam rangka menjaga kehormatan dan marwah partai serta kepentingan Partai Golkar di Provinsi Jawa Barat, DPP Partai Golkar memutuskan mencabut dan menyatakan tidak berlaku surat DPP Partai Golkar nomor R-485/Golkar/X/2017 tertanggal 24 Oktober 2017,” demikian petikan surat itu.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan kabar itu. “Benar, dengan alasan yang ada di dalam surat,” katanya lewat pesan pendek, Ahad, 17 Desember 2017. Sarmuji menuturkan, hingga saat ini, Partai Golkar belum menentukan pengganti Ridwan.

Baca juga :-  Airlangga Hartarto Resmi Jadi Ketua Umum Golkar

Dalam Pilgub Jabar, Emil sendiri dihadapkan pilihan antara Uu Ruzhanul Ulum (PPP), Daniel Muttaqien (Golkar), dan Maman Immanulhaq (PKB) sebagai calon pendampingnya. Namun, belakangan jejak Golkar mencabut dukungan terhadap Emil, kemungkinan bakal ditiru oleh PPP.

Ketua DPW PPP Jabar, Ade Yasin mengatakan, pihaknya akan mengambil sikap yang sama dengan Golkar. PPP saat ini masih menunggu keputusan Emil, apakah akan ambil wakil dari PPP atau tidak. “Tapi kita juga tidak dapat menunggu lama,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu di Cibinong, Ahad 17 Desember 2017.

Menurut AY-sapaan akrabnya, PPP memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kepada Emil untuk menentukan Sikap. Jika tidak, PPP akan mengambil langkah penting, yakni meninjau ulang dukungan terhadap Emil. “Kalau minggu ini belum ada sikap juga, sepertinya kita akan meninjau ulang dukungan.”

Baca juga : Hore, Akhirnya PPP Resmi Usung Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum 

Pengamat politik dari Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP) Rahmat Syamsul Anwar mengatakan, jika PPP mengikuti jejak Golkar dengan mencabut dukungan terhadap Emil, maka ada kemungkinan Wali Kota Bandung itu batal maju di Pilgub Jabar. Sebab, jumlah kursi Partai NasDem dan PKB tidak memenuhi jumlah kursi minimal syarat pencalonan.

“Inilah politik. Semuanya belum pasti sampai hari H. Jika PPP menarik dukungan, ,maka berbahaya untuk pencalonan Kang Emil di Pilgub Jabar, kecuali PDI Perjuangan, yang sampai saat ini belum bersikap mendukung Kang Emil. PDIP bisa mengajukan Irjen Anton Charliyan sebagai wakilnya,” pungkas Rahmat.

 

M.A MURTADHO | AS