Ini Kata Haji Maman Daning Soal Pemilihan Bupati Bogor 2018

2059 0

GUNUNG PUTRI – Tokoh masyarakat Bogor Timur, Haji Maman Daning angkat bicara jelang Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018 nanti. Ketua Ikatan Keluarga Besar Cimande (IKBC) Jawa Barat ini ikut memantau perkembangan politik di ranah Tegar Beriman.

“Sebagai warga, tentu mengikuti perkembangannya. Karena hasil pilkada ini menentukan masa depan dan harapan jutaan warga Kabupaten Bogor,” kata Haji Maman Daning kepada Polbo di kediamannya di Gunung Putri, Kamis malam, 5 Oktober 2017.

Bahkan, mantan calon Bupati Bogor independen pertama di Indonesia pada tahun 2008 ini, hafal benar figur-figur kandidat bupati dan wakil bupati Bogor, yang masuk bursa pencalonan. Baik itu calon yang akan diusung partai politik, maupun dari jalur independen.

“Ada banyak bakal calon yang muncul. Saya lihat di baliho dan papan reklame. Memang, yang paling ramai ada dua bakal calon. Tapi kondisi politik sekarang, bukan jaminan yang paling ramai itu menang,’ ungkap pengusaha sukses di Bogor Timur itu.

Namun yang terpenting, menurut Haji Maman Daning, calon bupati Bogor saat ini harus wanian (berani). Sebab, adanya sejumlah kasus korupsi yang terjadi, membuat tindak tanduk pejabat di Pemerintahan Kabupaten Bogor akan selalu diawasi penegak hukum.

“Figur bupati itu harus boga kawani. Kudu wanian lamun bener jeung ngabela kapentingan rahayat. Jangan takut menjalankan semua program yang pro rakyat. Tetapi harus sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas dia.

Selain itu, Bupati Bogor mendatang harus loba jeung gede kahayangna atau inovatif dan kreatif untuk mengeluarkan gagasan serta menciptakan arah pembangunan. Bupati yang banyak keinginanannya, diyakini mampu membuat terobosan-terobosan yang bermanfaat bagi daerah penyangga Ibukota Negara ini.

“Maksud loba jeung gede kahayangna ini, bupati harus bisa mengelola dan mengoptimalkan potensi kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di Kabupaten Bogor,” ungkap Ketua IKBC itu.

Menurut Dia, bupati yang wanian dan loba kahayang, akan memberikan perubahan besar bagi masyarakat. Harapannya adalah Bogor lebih mau dan rakyatnya sejahtera.

“Menikmati infrastruktur publik yang baik, pelayanan prima. Jangan sampai ada kejadian lelang proyek dibatalkan dan ini jelas merugikan masyarakat” pungkasnya.

Untuk itu, Maman Daning berharap figur bupati Bogor periode 2018-2023 mempunyai kriteria gede kawani dan loba kahayangna. “Harus yang tegas, cerdas dan jujur.”

ARIE

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *