ROMANSA

Jaro Ade Itu Calon Bupati Penuh dengan Kejutan

17-12-2017 07:56
482 Views

Bakal calon bupati Bogor 2018 dari Partai Golkar Jaro ade saat acara penyerahan alat pertanian di Ciawi, Bogor | Istimewa

SIANG Itu hujan turun dengan derasnya. Cuaca kurang bersahabat tak membuat calon bupati Bogor dari Partai Golkar ini menghentikan langkahnya. Pria berkemeja putih bernama Ade Ruhandi, akrab disapa Jaro Ade ini melakukan aksi spontan, yang menimbulkan decak kagum. Di tengah siraman hujan deras, Ia  mengendarai traktor combine harvester (pemanen padi).

Aksi spontan calon bupati Bogor asal Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor itu dilakukan di hadapan sekitar 100 orang petani wilayah Bogor selatan, tepatnya di Lapangan PPMKP, Desa Bendungan, Ciawi. Karena aksinya itu, Jaro Ade pun basah kuyup. Namun, Ia rela berbasah ria untuk menyerahkan secara simbolik alsintan bantuan kementerian Pertanian melalui Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ichsan Firdaus.

“Kelebihan Ketua Jaro Ade memang di aksi spontannya yang mampu membuat peserta acara apapun tertawa dan terheran-heran. Seolah Ketua Jaro Ade ingin membuktikan bahwa seorang pemimpin laki-laki itu bisa melakukan apapun di tengah masyarakat,” kata salah satu fungsionaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Arif Bahtiar kepada polbo, Senin 13 November 2017.

Tak hanya rela kebasahan diguyur hujan deras, Jaro Ade juga rela memayungi pembaca doa yang juga rela disiram air dari langit dan mendoakan agar para petani di wilayah selatan Bogor konsisten memenangkan Jaro Ade di Pilbup Bogor 2018.

“Inilah kelebihan dari calon bupati Bogor dari Partai Golkar. Saya melihat belum ada calon bupati lainnya yang mampu melakukan seperti apa yang dilakukan Ketua JA. Kami bangga dan yakin JA bupati Bogor,” tandas Arif.

Selama ini, Jaro Ade berani melakukan aksi spontan bersama masyarakat di saat seremoni ataupun acara informal lainnya, dengan kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor atau Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor.

Ia pernah mencium tangan dan memeluk orangtua  yang ditemuinya di sela acara, memanjat pohon, menuruni lembah menuju sungai saat memeriksa pembangunan jembatan, meminta sopir truk memindahkan truknya yang menyempitkan jalan saat rombongan lewat.

“Yang terakir kemarin Jaro Ade mengendarai traktor pemanen padi di tengah hujan deras, mengadu jurus dengan penampil silat cilik dan menyawernya dengan sejumlah uang sumbangan,” ungkap Arif.

 

 

HERRY SETIAWAN | AS