Kluster Mitra-10 Menambah Pasien Positif Kota Bogor

AvatarPosted on at 19:08
16 0

Bogor  –  Tim Gugus Percepatan Penanganan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor, terus melakukan upaya-upaya dalam mengurangi dan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Berdasarkan keterangan, kasus Covid-19 bertambah empat pada Sabtu 20 Juni 2020 sore. Bahkan tiga dari empat kasus positif tersebut, ditemukan dari klaster Toko Bangunan Mitra 10 di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, pasca dilakukan swab tes PCR beberapa hari sebelumnya.

“Ya, kasus positif dari klaster Toko Bangunan Mitra 10 hari ini bertambah lagi. Hanya saja lima orang KTP nya dari Kabupaten Bogor. Nah sisanya dari Kota Bogor,” ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, disela kunjungannya di Kantor PWI Kota Bogor pada Sabtu 20 Juni 2020 sore.

Dikatakan Bima, “Hari ini ada penambahan kasus positif empat orang di Kota Bogor, tiga orang dari klaster Mitra 10. Mereka adalah keluarga dan pegawai supplier. Sehingga sampai Sabtu 20 Juni 2020 tercatat 12 orang tertular virus corona dari klaster Mitra 10 Bogor.

“Total 12 kasus positif dari klaster Mitra 10 terdiri dari dua keluarga yang terpapar dan lima pegawai serta supplier warga ber-KTP Kota Bogor, dan lima lagi warga luar Kota Bogor,” lanjut Bima lagi.

Terpisah, juru bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menjelaskan, terhadap empat orang positif corona itu sudah dilakukan perawatan di rumah sakit, tapi tidak disebutkan tempat penularannya di mana.

“Sedangkan, pasien kasus positif yang sembuh serta kasus positif yang meninggal dunia, pada Sabtu ini tidak ada. Jika dikalkulasi dalam 10 hari terakhir, ada sembilan kasus positif yang sembuh serta dua kasus positif yang meninggal dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, pihaknya terus mengembangkan penelusuran klaster Mitra 10. Karena dari karyawan yang positif itu, harus diperluas lagi penelusuran kepada orang yang menjadi pengunjung Mitra 10 dalam 14 hari belakang.

“Saya telah memerintahkan Dinkes Kota Bogor membuat aplikasi khusus untuk menangani klaster Toko Bangunan Mitra 10. Demikian, masyarakat yang merasa sempat berkunjung dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti rapid maupun swab test. Ada 10 yang melaporkan, untuk mengefektifkan pola mappingnya itu kami bikin aplikasi, dan sekarang aplikasinya sedang kami sempurnakan, nanti dirilis oleh Dinkes ke masyarakat yang pernah interaksi,” jelas Dedie yang juga Wakil Wali Kota Bogor itu.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya.

 

Related Post

Apa Kabar PSBB Kota Bogor ?

Posted by - 18/05/2020 0
Wawancara Khusus Evaluasi PSBB Ketiga antara PolitikaBogor.com (PolBo) dengan Ketua DRPD Kota Bogor – Atang Trisnanto (Atang) PolBo :           Assalamualaikum…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *