Korban Bencana Cigudeg-Sukajaya Dapat Bantuan Rp 300 Ribu

AvatarPosted on at 02:33
11 0

Bogor  –  12.403 jiwa dari 4.188 Kepala Keluarga korban bencana longsor di Cigudeg-Sukajaya, Kabupaten Bogor, diberi santunan oleh Bank Mandiri dan Kementerian Sosial berupa Bantuan Sosial Jaminan Hidup (Bansos Jadup) masing-masing senilai Rp 300 ribu sehingga total keseluruhan mencapai Rp3,7 miliar, pada Sabtu 27 Juni 2020 kemarin, di Cigudeg, Kabupaten Bogor .

Dikatakan Senior Vice President Government Project Bank Mandiri, Nila Rihandjani, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung berbagai program nasional yang digagas oleh Kementerian Sosial, termasuk soal penanggulangan korban bencana alam di Kabupaten Bogor yang terjadi pada 1 Januari 2020.

“Bansos Jadup itu juga bagian dari pelaksanaan kampanye BUMN untuk Indonesia, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangkitkan ekonomi lokal,” kata Nila didampingi Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial Muhamad Safii Nasution.

Pada saat bersamaan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan terhadap proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan penerapannya mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Ditambahkan Nila, selain di Bogor, tahun ini Bank Mandiri juga membantu penyaluran bantuan sosial bagi korban bencana alam gempa bumi di Provinsi Maluku dan korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bangli, Bali.

Selain itu, “Kami juga mendukung Kementerian Sosial dalam penyaluran program nasional lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako,” ujarnya. Selanjutnya, “Untuk memastikan kelancaran proses penyaluran bansos, kami juga menyiapkan berbagai channel perbankan seperti jaringan kantor cabang, mesin ATM dan mobil ATM atau Mamo di setiap wilayah penyaluran Bansos Bank Mandiri, agar penerima bantuan dapat mudah memilih channel dan harus nyaman bagi mereka.”

Berdasar catatan, dalam enam bulan sejak Januari 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan bantuan PKH senilai Rp3,6 triliun kepada 1,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan bantuan sembako senilai Rp3,06 triliun kepada 3,6 juta KPM di 119 kota dan kabupaten, serta 20.095 desa.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *