Kota Bogor Masuk Katagori Kuning Untuk Covid-19

AvatarPosted on at 04:55
19 0

Bogor  –   Kota Bogor, ternyata masuk katagori Kuning dengan skor 16 sehingga berada di posisi dengan resiko cukup berat terkait kondisi pandemi virus corona (Covid-19). Hasil tersebut terkuak setelah gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengumumkan terkait kerentanannya terhadap persebaran Covid-19 selepas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar. Hasilnya, mayoritas daerah berada di level kuning atau tingkat resiko cukup berat.

Dalam rilisnya, Gubernur Jabar itu secara resmi telah mengumumkan level masing-masing 27 kabupaten/kota di Jabar terkait kerentanannya terhadap persebaran Covid-19 selepas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar.

Hasilnya, mayoritas daerah berada di level kuning atau tingkat resiko cukup berat. Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan perhitungan level tersebut didasarkan pada 8 indikator.

Yakni laju Orang Dalam Pengawasan (ODP) per-daerah dan kelurahan, laju Pasien Dalam Pengawasan (PDP), laju kesembuhan, laju kematian, laju reporduksi Covid-19, laju transmisi atau kontak indeks, laju pergerakan warga, dan resiko geografis. “Total ada 8 indikator yang digunakan agar penilaian ini ilmuah.

Jika skor rendah, yakni di angka 8-11, maka masuk kategori hitam,” ungkapnya di Gedung Pakuan Bandung, Rabu 20 Mei 2020. Sementara untuk skor 12-14 masuk ke dalam kategori merah atau resiko berat.

Untuk skor 15-17 masuk ke dalam kategori kuning atau resiko cukup berat. Untuk skor 18-20 masuk ke dalam kategori biru atau resiko moderat, dan skor 21-24 masuk ke dalam kategori hijau atau resiko rendah.

“Kami sudah berikan panduan apa yang harus dilakukan dalam berkegiatan di masing-masing level atau kategori. Di level 5 harus total lockdown, sampai sekarang tidak ada yang seperti ini. Untuk level merah kegiatan dibatasi di 30% seperti saat ini,” ungkap Gubernur Jabar itu.

Untuk level kuning dikatakan Emil (panggilan akrabnya) boleh melakukan relaksasi mobilitas warga hingga 60%. Sementara daerah di level biru diperkenankan melakukan kegiatan 100%. “Tapi tetap tanpa kerumuman. Yang boleh ada kerumunan itu level hijau. Dari 27 kabupaten/kota di Jabar belum ada yang masuk level hijau,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Sri Nowo Retno

Sementara itu, kondisi Kota Bogor hingga Rabu 20 Mei 2020, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno perkembangan sebaran Covid-19 nya “Hingga saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif, sembuh serta meninggal hari ini seluruhnya tetap,” ujar Retno,

Dia menjelaskan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yakni 107, pasien sembuh 32, dalam perawatan rumah sakit 60, meninggal 15 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih dalam pemantauan 42, OTG dalam pemantauan berkurang 1 kasus. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 55 orang atau berkurang 4 kasus, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rumah sakit 105, bertambah 2 kasus.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *