KPK Yakin Tangkap Harun Masiku

82 0

 

Jakarta –  Walau politisi PDIP, Harun Masiku sudah 40 hari lebih setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih buron, namun KPK tetap yakin akan menangkapnya.

Keyakinan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 20 Februari 2020 kemarin. “Selama masih di Indonesia, penyidik kami yakin akan menangkap  Harun Masiku sebagai buronan dalam kasus dugaan suap pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024., kita tetap optimis menangkapnya”, katanya.

Ditambahkan Alexander, selain Harun Masiku, pihak KPK juga merasa yakin akan menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi yang juga berstatus buron dalam kasus dugaan suap perkara di Mahkamah Agung (MA).

Keyakinan itu, disampaikan karena kini lembaga antirasuah itu sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan melibatkan ratusan Polres maupun Polsek, untuk menangkap para buronan tersebut. “Kapolri pak Idham Azis juga sudah mengatakan akan membantu KPK untuk mencari para buronan itu,” lanjutnya.

Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman :  “Dugaan saya disembunyikan”

Sementara itu, di tempat terpisah, anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman dari partai Demokrat, mengatakan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pihaknya tidak yakin kalau Harun melarikan diri.

“Di zaman sekarang ini, susah dipercaya kalau Harun Masiku ini melarikan diri atau bersembunyi. Sepertinya lebih tepat kalau Masiku itu disembunyikan. Dugaan saya disembunyikan,” katanya

Lebih lanjut dikatakan Benny K. Harman, kasus yang menjerat Harun Masiku itu karena dugaan suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) melibatkan pihak KPU yakni eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang telah berstatus tersangka dan mendekam di Rutan KPK. Karena itu, dia meyakini bahwa ada dugaan kepentingan lain karena berkaitan dengan urusan proses kepemiluan.

 

JACKY WIJAYA I  JW

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *