Launching Pilwalkot Bogor 2018, KPUD : Jumlah Hak Pilih 762 Ribu Suara

425 0
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor dan Wali Kota Bima Arya menekan tanda peluncuran Pilwalkot Kota Bogor 2018 di Hotel Braja Mustika, Bogor, Senin 18 Desember 2017 | M.A Murtadh

BOGOR – Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Bogor resmi meluncurkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor tahun 2018. Suksesi kepemimpinan kepala daerah ini dilaksanakan serentak bersama daerah-daerah lainnya, termasuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

Untuk helaran pesta demokrasi ini, APBD Kota Bogor menggelontorkan dana sebesar Rp 37,9 miliar. Makanya, warga Kota Hujan diminta menggunakan hak pilihnya, karena rugi jika tidak mencoblos (Golput). Sebab, Rabu 27 Juni 2018 merupakan hari bersejarah dan akan menentukan masa depan Kota Bogor dalam lima tahun ke depan.

“Kami berharap semua warga Kota Bogor menggunakan hak pilihnya. Karena suara kita ikut menentukan masa depan Kota Bogor. Jangan Golput, rugi kalau tidak memilih,”  kata Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna kepada pewarta usai Acara Launcing Pilwalkot Bogor 2018 di Hotel Braja Mustika, Senin 18 Desember 2017.

Undang menjelaskan, KPU Kota Bogor sudah siap melaksanakan Pilkada 2018. Secara teknis persiapan telah mencapai 80 persen. Kesiapan tersebut diantaranya sudah membentuk penyelenggaraan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Ada enam PPK dan 68 PPS.

“Sekarang ini sudah memasuki tahapan pelaksanaan Pilkada. Untuk pendaftaran pasalon (pasangan calon) mulai 8 sampai 10 Januari 2018. Anggaran pilkada sebesar Rp 37,9 miliar yang bersumber dari APBD Kota Bogor,” jelas Ketua KPU Kota Bogor.

Adapun untuk jumlah hak pilih di Pilwalkot 2018 nanti, KPU memperkirakan sebanyak 762 ribu dengan 1.785 tempat pemungutan suara (TPS).  Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) baru bisa dipastikan pada bulan Januari 2018 nanti.

Menurut Undang, pada Pilwalkot 2018 KPU Kota Bogor sudah menyusun program dan stategi untuk mendongkrak tingkat partisipasi pemilih. KPU akan mendata secara akurat jumlah warga yang memiliki hak pilih. Itu dilakukan bersama Disdukcapil dan lembaga terkait lainnya.

“Target angka partisipasi pemilih sebesar 78 persen untuk Pilkada Kota Bogor 2018. Pada Pilkada 2013 tingkat partisipasi pemilih 63,4 persen. Kami mengajak warga Kota Bogor untuk menggunakan hak pilihnya,” imbuh Undang.

Wali Kota Bogor Bima Arya yang bakal mencalonkan lagi menyatakan kerap menyatakan kesiapannya bertarung di Pilwalkot Bogor 2018. Ia berharap angka partisipasi pemilih mencapai 80 persen. “Harus terus sosialisasi kepada masyarakat.”

 

 

M.A MURTADHO | ANDINA R.S | AS

Related Post

Waspadai Narkoba Masuk Sekolah

Posted by - 12/03/2020 0
Cibinong  –   Seluruh masyarakat kota dan kabupaten Bogor perlu segera mewaspadai pergaulan anak baik di sekolah maupun di rumah. Hal…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *