Masjid Di Bogor Tidak Menggelar Shalat Ied

AvatarPosted on at 23:22
17 0

Bogor  –   Setelah melalui proses kajian dan musyawarah panjang, akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Forkopimda Kota Bogor, MUI Kota Bogor, Dewan Masjid Kota Bogor, dan Kemenag Kota Bogor, memutuskan bahwa Masjid di Kota Bogor tidak akan menggelar shalat Ied pada Minggu 24 Mei 2020 besok.

Dalam keterangannya, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bogor, H. Ahmad Fathoni. menyatakan masjid Raya yang berlokasi di Jalan Pajajran Baranangsiang, pada esok pagi tidak akan menggelar shalat Ied. Hal ini berkaitan demi mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19.

Berdasarkan pada keputusan bersama yang disetujui pada 19 Mei 2020 antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Forkopimda Kota Bogor, MUI Kota Bogor, Dewan Masjid Kota Bogor, dan Kemenag Kota Bogor, diharapkan seluruh masjid di Kota Bogor tidak menggelar shalat Ied, akibat situasi dan kondisi Kota Bogor yang masih berada pada masa penanganan pandemi Covid-19

Lazimnya, sholat Ied yang biasanya dilaksanakan di masjid atau di lapangan secara berjamaah. Kini, Pemkot Bogor mengimbau masyarakatnya untuk melaksanakan sholat Ied berjamaah di rumah masing-masing bersama keluarga.

Fathoni mengatakan, banyak jamaah yang bertanya perihal pelaksanaan sholat Ied di masjid yang dibangun sejak 1970 ini. “Sampai saat ini kami berikan keterangan bahwa Masjid Raya Bogor tidak akan menggelar shalat Ied tersebut.

“Kami akan tetap patuh kepada aturan pemerintah agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjutnya. Berdasarkan penuturan Fathoni, pada intinya jamaah yang tetap ingin melaksanakan ibadah sholat Ied berjamaah di masjid menginginkan suasana Idul Fitri yang lebih afdol.

Terutama dalam mengejar keutamaan sholat berjamaahnya. Selain itu, semangat Idul Fitri tentunya akan lebih terasa. Namun, pihak Masjid Raya Bogor tidak berhenti untuk memberi pengarahan bahwa kondisi di tengah pandemi seperti ini sangat tidak memungkinkan untuk melaksanakan solat berjamaah.

Pada hari H Idul Fitri pagi nanti, Masjid Raya Bogor tetap menggerakan beberapa karyawannya untuk piket berjaga di masjid. “Nanti akan ada empat orang yang berjaga untuk memastikan tidak ada jamaah atau warga yang datang untuk melaksanakan solat Ied”.

Sama dengan takbiran tahun ini, Masjid Raya Bogor hanya melaksanakan takbiran di masjid oleh karyawan saja. “Kami sengaja tidak mengundang masyarakat untuk melakukan takbiran,” ujar Fathoni. Aturan tentang malam takbiran tentunya berdasarkan pada keputusan bersama, yang diputuskan bersamaan dengan pelaksanaan solat Ied. Dalam keputusan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan takbir keliling di jalan raya dengan berjalan kaki dan mengumpulkan massa. Untuk menunjukkan rasa syukur, umat Islam di Kota Bogor tetap dapat mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil di malam Idul Fitri 1441 H di rumah masing-masing.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *