Menanam Kembali Jadi Trend Anak Muda Di Bogor

AvatarPosted on at 03:03
8 0

Bogor  –  Kebiasaan menanam kembali jadi trend di kalangan anak muda di Kota Bogor.  Hal tersebut diinisiasi oleh Bogor Respond Anticipation Crisis (Borac) yang membangun jaringan menanam secara estafet di Kota Bogor.

Menurut kordinator Menanam Kembali Borac Gema Sastra Nasution, Pemuda di Kota Bogor akan bergerak membangun kembali passion menanam di kalangan anak muda. dengan jargon ‘Menanam Kembali’.

Dikatakan Gema bahwa, hingga kini sudah ada sekitar 2000 bibit cabai yang dibagikan ke enam wilayah kecamatan di Kota Bogor sementara di kabupaten baru beberapa wilayah, karena jangkauannya cukup jauh dan luas.

Pembagian bibit tersebut diatur dengan menggunakan sistem estafet atau jaringan dengan cara melakukan assesmen atau peninjauan wilayah atau individu yang akan menerima bibit tersebut untuk ditanamkan.

“Jadi pembagian bibit ini menggunakan sistem estafet seperti misalnya, ada kelompok anak muda atau pemuda dan warga yang kenal dengan anggota kita atau ada warga atau pemuda dengan melakukan pengajuan sistem estafet ini,” ujarnya

Gema mengatakan bahwa selain membagikan bibit pihaknya juga melakukan edukasi bagaiaman cara menyemai, pembibitan, perawatan hingga memanen. Gema juga menambahkan bahwa ia dan anggota Borac lainnya melakukan pembibitan dari benih hingga penyemaian sampai menjadi bibit yang siap ditanam langsung dari polybag ke tanah.

Saat ini ada ribuan bibit cabai yang siap disebar dan ditanam. ” Iya harapannya jadi melalui edukasi ini bibit dibagikan kepada warga, nanti akan estafet dibagikan lagi ke tetangganya dibagikan lagi ke saudaranya, dan nanti bisa juga dikonsumsi warga sekitar dan bahkan bisa menambah pemasukan,” ujarnya.

Gemma mengatakan bahwa sasaran dalam program berbagi bibit tersebut pihaknya lebih menyasar kepada kalangan pemuda untuk kembali menggerakan passion menanam kembali.

“Kenapa anak muda, karena kita butuh anak muda untuk penggerak dan menjadikan trend menggerakan kembali passion menanam, sayang kalau masa muda itu kosong dan hanya nongkrong tapi tidak produktif,” menutup keterangannya.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

 

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *