Meski Beban Berat, Sugeng Siap Dampingi Bima Arya di Pilkada 2018

AvatarPosted on at 11:31
196 0
Balon Wali Kota Bogor 2018 dari PDI Perjuangan, Sugeng Teguh Santoso | Istimewa

BOGOR – Bakal calon kandidat walikota-wakil walikota Bogor dari PDI Perjuangan, Sugeng Teguh Santoso menegaskan dirinya siap dipinang oleh calon petahana Bima Arya jika partai yang memintanya. Padahal sebelumnya, kedua figur ini selalu berhadapan di beberapa kasus hukum.

“Kalau saya diperintahkan partai, saya siap. Meskipun secara pribadi saya rasa ada beban yang sangat berat secara psikologis di Bima jika berpasangan dengan saya,” kata Sugeng kepada polbo, Rabu lalu, 8 November 2017.

Sugeng menjelaskan, berbagai persinggungan terjadi saat dirinya menyatakan terbuka menjadi kontestan Pilwakot Bogor 2018. Di antaranya kasus Angkahong dan pendirian Hotel Amaroosa. Kendati demikian, Sugeng mengaku menjaga etika politik ketika saat ini bersaing menjadi kontestan pilwakot, maka segala persinggungan itu tidak akan digunakannya sebagai alat politik.

“Saya sudah niat di dalam diri saya tidak akan menggunakan apa yang terjadi antara saya dan Bima sebagai alat bargaining politik menjadi kontestan pilkada ini. Nggak etis lah,” tegas calon dengan jargon Sang Pembela berpeci hitam.

Namun Sugeng mengaku prihatin dengan PDI Perjuangan yang tidak punya keberanian untuk menghadapi Bima, dengan mengusung pasangan sendiri. Padahal tinggal membutuhkan beberapa kursi yang bisa didapatkan untuk memenuhi syarat minimal kursi.

“Tapi saya heran kenapa partai ini belum punya keberanian mengusung pasangan sendiri. Padahal di DPD dan DPP saya telah menegaskan bahwa PDI Perjuangan harus punya keberanian mengusung pasangan sendiri dengan wali kotanya Dadang Danubrata dan wakilnya saya,” tandas Sugeng.

 

 

HERRY SETIAWAN | M.A.MURTADHO | AS

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *