PANGGUNG

Munaslub Golkar Enggak Pengaruh, Balon Bupati Bogor Tetap Jaro Ade

17-12-2017 08:02
472 Views

Sahabat Jaro Ade (Sahaja) memastikan tiket bakal calon bupati Bogor dari Golkar tetap Jaro Ade | Herry Setiwan

CIBINONG – Pertarungan mendapat tiket partai sebagai balon bupati Bogor 2018 di tubuh Golkar mulai bergejolak. Itu menyusul ditahannya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Belakangan, para kader Beringin mendorong digelarnya Musyawarah Nasional Luas Biasa (Munaslub) Partai Golkar.

Menguatnya Munaslub dengan kandidat kuat Airlangga Hartarto, diperkirakan berdampak kepada kebijakan strategis Partai Golkar, termasuk rekomendasi pengusungan bakal calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada serentak 2018.

Nah, akankah hasil Munaslub itu membatalkan keputusan kepengurusan Setya Novanto, yang diantaranya telah merekomendasikan Ade Ruhendi alias Jaro Ade sebagai balon bupati Bogor dari Golkar?  “Insya Allah munaslub tidak akan mampu mengubah keputusan rekomendasi pencalonan kepala daerah di Pilkada serentak 2018,” Ketua Sahabat Ade Jaro (Sahaja) Cibinong, Aga Nugraha kepada polbo, Selasa, 5 Desember 2017.

Menurut Aga, tidak mudah mengubah keputusan yang telah dikeluarkan meskipun nantinya harus ada munaslub. Ia menjelaskan, mekanisme pengambilan keputusan balon kepala daerah di Golkar sudah diputuskan secara keseluruhan.

Apabila terjadi munaslub, lanjutnya, lantas dilakukan evaluasi ulang terhadap hasil keputusan pencalonan kepala daerah tidak akan cukup waktu untuk mendaftar di KPU yang telah dijadwalkan pada awal Februari 2017.

“Jika munaslub terjadi di pertengahan Desember tahun ini, maka ketua umum hasil munaslub perlu segera menyusun kepengurusan bersama formatur. Tahapan ini tidak cukup 1 sampai 2 minggu karena perlu melakukan lobi ke para tokoh dan pengurus,” urainya.

Kemudian setelah kepengurusan terbentuk, perlu didaftarkan di Kemenkumham untuk menerbitkan SK kepengurusan yang sah. “Mendapat SK Kemenkumham ini tidak mudah dan membutuhkan waktu lebih dari seminggu. Dengan begitu sudah ada lebih dari 3 minggu setelah ketua umum baru terpilih, dan waktu pendaftaran sudah mulai dibuka bahkan sudah berjalan,” jelasnya.

Generasi muda Partai Golkar ini menambahkan, jika saja ada pembentukan tim Pilkada Pusat maka waktu bekerjanya tidak akan cukup untuk mengevaluasi seluruh hasil keputusan DPP Partai Golkar sebelumnya.

“Maka dari itu tidak akan mungkin ada evaluasi hasil keputusan balon kepala daerah untuk pilkada serentak 2018. Jadi bagi pihak yang ingin bermanuver dan mengambil keuntungan di balik musibah di DPP Partai Golkar saat ini, siap-siap gigit jari, karena Jaro Ade tetap sebagai balon bupati Bogor dari Partai Golkar,” tandasnya.

 

HERRY SETIAWAN  | AS