Mundurnya Putera Amin Rais Tidak Menggoyahkan PAN

AvatarPosted on at 18:59
112 0

Jakarta  –  Partai Amanat Nasional (PAN)  beberapa hari ini tengah diguncang isu keretakan menyusul keputusan mundur Hanafir Rais (putera Amin Rais) dari kepengurusan partai dan anggota DPR RI.

Walau begitu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Eddy Soeparno di Jakarta Minggu 10 Mei 2020, menyatakan semangat dan antusiasme kader-kader PAN di seluruh Indonesia masih sangat tinggi.

Menurutnya, sejumlah pengurus yang sebelumnya mendukung Zulkifli Hasan di Kongres V PAN telah menyatakan mendukung sepenuhnya kebijakan DPP PAN.
Dijelaskan Eddy, hal itu bisa dilihat dari pelaksanaan Rakernas I PAN yang diselenggarakan secara online pada Selasa (5/5) lalu di mana sebanyak 642 peserta hadir via aplikasi Zoom.

“Itu artinya, ribuan kader menyaksikan dan berpartisipasi secara langsung dalam perhelatan Rakernas tersebut dan mereka bangga karena DPP PAN menerima penghargaan MURI sebagai partai politik pertama di dunia yang melaksanakan Rakernas politik secara daring,” ucapnya.

Namun disisi lain terkait pengunduran diri Hanafi Rais dari kepengurusan DPP PAN 2020-2025, Ketua Fraksi PAN DPR RI, serta anggota DPR RI 2019-2024.
menurut Eddy seluruh partai akan menghormati keputusan mundurnya Hanafir Rais
walau diakui mereka sempat kaget, ia memahami keputusan putra Amien Rais itu untuk mundur.


“Terkait mundurnya Hanafi Rais dari kepengurusan DPP PAN dan DPR RI, tentu saya secara pribadi sempat tersentak kaget, namun kemudian kita harus memahami serta menghormati keputusannya,” ujarnya.

Dia menyampaikan Hanafi bisa melanjutkan pengabdian di jalur politik dari luar struktur PAN maupun parlemen. Ia percaya, Hanafi sebagai tokoh muda akan tetap berkarya di dunia politik dan menorehkan prestasi yang baik di masa mendatang.

Meski nantinya berbeda pandangan politik, Eddy berharap silaturahmi dengan Hanafi sebagaimana yang telah terjalin selama belasan tahun tetap bisa terjalin dengan baik.
Diterangkan Eddy, saat ini DPP PAN tengah berkonsentrasi untuk menuntaskan konsolidasi internal melalui pelaksanaan musyawarah wilayah (muswil) atau musyawarah daerah (musda) se-Indonesia yang ditargetkan rampung pada Juli atau Agustus mendatang.

Disampaikannya, lebih lanjut bahwa penyelenggaraan muswil dan musda ini penting untuk menyongsong kerja-kerja politik ke depan, antara lain Pilkada Serentak 2020, pembenahan struktur cabang dan ranting, hingga pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas kader secara nasional.

Sebelumnya, pada Selasa (5/5) lalu, Hanafi menyatakan mundur dari kepengurusan PAN maupun dari DPR RI

 

Tim PolBo  l  Jacky. W

 

 

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *