Pemda Perlu Berikan Layanan Gratis Tes Coronavirus Disease

AvatarPosted on at 12:45
74 0

Bogor  –  Mewabahnya virus corona di seluruh seantero dunia, perlu disikapi dengan kewaspadaan dini. Pencegahan, pemeriksaan dan penanganan termasuk pengobatan gratis, perlu dikaji untuk diberlakukan kepada seluruh warga masyarakat.

Dalam keterangannya menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Rusli Prihatevy, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus betul-betul siap dalam memberikan pelayanan dan kalau perlu memberikan tes Coronavirus Disease atau Covid-19 secara cuma-cuma bagi warga Kota Bogor.

Rusli menyebut hal itu akan lebih efektif dalam pencegahan penyebaran virus mematikan itu, ketimbang harus menunggu terpapar dulu baru ditangani. “Kan kalau mereka dites dinyatakan sehat, tinggal mereka menjaganya. Begitu sebaliknya jika dites ada indikasi, harus gimana ke depannya,” ucap Rusli di kantornya, Gedung DPRD Jl. Pemuda, Kota Bogor, Rabu 18 Maret 2020.

Rusli mengatakan, hingga kini belum ada jaminan yang signifikan untuk menjaga warga kota Bogor dari ancaman Covid-19, karena saat ini warga hanya diberikan himbauan untuk berjaga diri dan meningkatkan kewaspadaan serta tinggal di rumah dan menjauhi keramaian.

Namun Rusli menyebut warga yang menjalankan himbauan itu, belum tentu tahu dirinya aman atau terbebas dari Covid-19 atau tidak, sebelum itu. Sehingga pengecekan berkala atau minimal diberi dianogsa yang menyatakan dia sehat, perlu dilakukan. “Kepastian itu yang seharusnya dijaminkan kepada masyarakat, tidak hanya himbauan,” harap Rusli.

Selain memberikan jaminan pelayanan dan tes kesehatan terhadap Covid-19, ketua Fraksi Golkar tersebut mengatakan Pemkot Bogor juga harus bisa menjamin ketersediaan ruang atau tempat apabila ada warga Kota Bogor yang terjangkit penyakit yang mengarah ke Covid-19.

Terutama jika betul dinyatakan si pasien tersebut, suspek atau indikasinya kuat terpapar Corona. “Obat-obatan penting dan wajib ada. Kabupaten saja berani menggratiskan demi kesehatan warganya,” kata Rusli. Sambil mengatakan dirinya kaget ada warga Kota yang PDP tapi dirujuk ke RSUD Cibinong.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Pemkot Bogor dalam menyampaikan keterangan dan informasi tentang Covid-19, Sri Nowo Retno, mengatakan hingga saat ini di Kota Bogor belum ada satu pun kasus. Adapun yang viral di media sosial, yakni pasien RS Mulia masih tergolog PDP karena memiliki gejala pheneumia dan sudah dirujuk ke RSUD Cibinong karena butuh ruang isolasi. Retno juga mengatakan informasi salah satu warga Kota Bogor yakni mahasiswi IPB yang terjangkit oleh ayahnya di Jakarta, belum bisa dipastikan positif karena masih menunggu hasil Litbangkes RI. “Jadi belum KLB. Kalau misalkan ada aja satu, maka status kota Bogor KLB,” ucap Retno di kantornya.

 

Tim PolBo  l  Jacky.W

Related Post

6 Warga Negara Srilanka Ditolak Warga

Posted by - 28/02/2020 0
Leuwiliang –   Khawatir terjangkit dan membawa virus corona, 6 warga negara Srilanka ditolak warga masyarakat Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *