BERITA UTAMA

Pemilu 2019, Gerindra Menang, Prabowo Presiden Indonesia

19-01-2018 22:52
505 Views

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto | Reuter

JAKARTA – Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) untuk mengukur respons masyarakat terhadap partai politik serta tokoh masyarakat yang berpotensi maju sebagai calon presiden 2019, cukup mengejutkan.  Berdasarkan temuan IDM, elektabilitas parpol tertinggi ialah Partai Gerindra.

Partai besutan Prabowo Subianto itu meraih 18,9% tingkat keterpilihan mengungguli PDIP yang hanya 16,7%. Kemudian IDM juga memaparkan bahwa elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungguli Presiden Jokowi. Hasil survei IDM menunjukan Partai Gerindra bakal memenangkan Pemilu 2019 dan Prabowo Subianto menjadi Presiden Indonesia.

“Jika hari ini digelar pemilihan umum untuk anggota legislatif , berdasarkan temuan kami, elektabilitas parpol tertinggi ialah Partai Gerindra,” kata Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi dalam siaran pers di Jakarta, Jum’at lalu, 27 Oktober 2017. Survei IDM dilakukan terkait kinerja tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK),

Kemudian fenomena politik yang sangat menarik adalah munculnya Partai Perindo pimpinan Hary Tanoesoedibjo yang mampu melewati ambang batas minimum yang diterapkan KPU sebesar 4%. Tingkat elektabilitas parpol sebagai berikut: Gerindra 18,9%, PDIP 16,7%, Demokrat 8,2%, Golkar 7,4%, PAN 7,1 %, PKB 6,7%, Perindo 6,3 %, PKS 5,5 %, Nasdem 4,1 %, Hanura 2,1 %, PPP3,1 %, PBB 1,1 %, Berkarya 0,6 %, dan tidak memilih 12,2 %.

IDM juga memaparkan bahwa elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungguli Presiden Jokowi. Temuan itu didapat ketika responden ditanyakan mengenai siapa yang akan mereka pilih sebagai presiden bila pilpres dilakukan hari ini.

“Dengan pertanyaan secara tiba-tiba kepada responden ketika ditanyakan dengan pertanyaan, ‘Jika Pemilihan Presiden pada hari ini siapakah tokoh yang akan dipilih?’ Maka nama Joko Widodo hanya dipilih sebanyak 31,2% dan Prabowo Subianto 39,2%, dan nama tokoh lainnya sebanyak 29,6%,” jelas Firman.

Ia melanjutkan, sejumlah nama tokoh nasional juga disodorkan IDM kepada responden sebagai bakal capres pada 2019. Hasilnya, lagi-lagi Prabowo mengungguli Jokowi dan nama Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo juga muncul ke permukaan. Joko Widodo hanya dipilih sebanyak 26,4%, Prabowo Subianto 40,2%, Gatot Nurmantyo 6,9%, Megawati Soekarnoputri 8,3,%, Setya Novanto 1,1%, Ahmad Heryawan 1,1%, Agus Yudhoyono 1,1%, Hary Tanoesoedibjo 1,3 %, Zulkifli Hasan 2,1%, Muhaimin Iskandar 1,3,%, Yusril Izha Mahendra 1,6%, dan tidak memilih 8,6%.

“Nama-nama tersebut muncul saat IDM menyodorkan pertanyaan melalui kertas kuisioner kepada responden,” ujarnya.

Adapun pertanyaannya yakni Siapakah tokoh yang akan dipilih sebagai Presiden RI jika pilpres digelar hari ini dengan mendasarkan pada kinerja pemerintahan Jokowi-JK dan keadaan ekonomi responden.

Hasilnya, lagi-lagi nama Prabowo mengungguli Jokowi. Begitu juga nama Hary Tanoe yang saling salip dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar serta mengungguli nama Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Putra SBY Agus Harimurti Yudhoyono, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Survei opini masyarakat yang dilakukan IDM melibatkan 2.450 responden dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error -/+ 1.98%. Survei ini dilaksanakan pada 8 Oktober hingga 18 Oktober 2017.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan mengaku bersyukur atas meningkatnya elektabilitas Partai Gerindra di Pemilu 2019. “Alhamdulillah, walau kami harus terus bekerja keras. Gerindra menang, Prabowo presiden,” ungkap calon bupati Bogor 2018 itu.

 

ARIE SURBAKTI | AS