NUSANTARA

PPP, PKB dan NasDem Masih Solid ke Ridwan Kamil

19-01-2018 23:06
155 Views

Sekjen PPP Arsul Sani bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berdoa saat memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017 | Tempo.co

 JAKARTA – Jelang injury time pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur dan wakil gubernur  pada 8-10 Januari 2018, Ridwan Kamil masih “menjomblo”. Wali Kota Bandung ini belum juga memutuskan siapa kandidat pendampingnya di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat nanti.  Padahal, PPP dan PKB sudah menyodorkan nama bakal pasangan Ridwan Kamil, yakni Uu Ruzhanul Ulum (PPP) dan Saiful Huda.

Meski belum mau menentukan siapa pendampingnya,  Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy mengatakan pihaknya bersama PKB dan Partai NasDem berkomitmen untuk mengusung Ridwan Kamil dalam pemilihan gubernur (Pilgub Jawa Barat 2018. Tiga partai ini menyatakan solid dengan sejumlah peran-perannya yang telah disepakati.

Romi menuturkan kesolidan tiga partai pengusung Ridwan Kamil saat ini tengah diuji. Beberapa partai lain, kata dia, mencoba menarik salah satu dari ketiganya untuk bergabung dengan gerbong koalisi lain. “Tapi Alhamdulillah seluruhnya masih solid dan tidak ada persoalan,” katanya di kantor DPP PPP, Jakarta, baru-baru ini.

Baca juga : Demi Ridwan Kamil, Anggota DPR Ini Siap Mundur

Sejak awal, kata Romi, kesepakatan yang terbangun dari tiga partai ini adalah memasangkan Ridwan Kamil dengan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum yang juga kader PPP. Adapun PKB bakal mengambil posisi setelah duet ini memenangkan pertarungan. Sedangkan NasDem telah menyatakan mendukung penuh Wali Kota Bandung itu. “Jadi posisi ini yang dari awal sudah kami sepakati,” ucapnya.

Meski begitu, urusan calon wakil gubernur pendamping Ridwan Kamil memang masih menjadi persoalan lantaran belum difinalisasi oleh PKB dan NasDem. Romi yakin urusan ini bisa segera selesai lantaran hanya soal komunikasi politik saja. “Ini akan terus kami intensifkan dengan dua partai politik tersebut,” ujarnya.

Baca juga : Rekomendasi ke Ridwan Kamil Dicabut, Golkar Bogor : Dari Awal Hanya Satu Nama Dedi Mulyadi

Perihal siapa calon wakil gubernur yang akan berpasangan dengan Ridwan Kamil, hal itu masih menjadi pekerjaan rumah baginya. Sebelumnya, Partai Golkar yang semula mendukung memutuskan mencabut dukungan lantaran Ridwan Kamil tak juga memilih kader Golkar sebagai pasangannya.

PPP dan PKB, yang sama-sama menyodorkan kadernya untuk menjadi wakil gubernur, dikabarkan mengancam bakal mengikuti langkah Golkar bila Ridwan Kamil tidak memilih kadernya. Namun hal itu dibantah oleh Romi. “Itu bukan opsi dari PPP,” ucapnya. “Saya juga mendengarkan yang disampaikan cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar) bukan itu.”

 

 

TEMPO.CO | AS