Ridwan Kamil : Bima Harus Jalani Tes Kesehatan di Bandung

AvatarPosted on at 01:35
44 0

Bandung  –  Wali Kota Bogor, Bima Arya, kini sudah ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Corona setelah melakukan kunjungan kerja ke Republik Azerbaijan, Asia Tengah. Emil (panggilan Ridwan Kamil) berharap politikus PAN itu mau melakukan tes kesehatan untuk mengetahui status paparan virus corona.

“Sudah saya tugaskan untuk langsung di tes di Bandung sebelum pulang ke Bogor untuk menjalani prosesnya,” kata Emil di Gedung Sate, Senin 16 Maret 2020. Setelah menjalani proaktif tes, Emil akan menginstruksikan Bima Arya berkegiatan dan bekerja di rumah selama 14 hari ke depan.

Ia menjelaskan, pro aktif tes diperuntukkan pada warga yang memenuhi kriteria ODP dan Pasien dalam pemantauan (PDP) untuk mengantisipasi antrean pemeriksaan di Jakarta. Emil mengaku sudah lakukan tes setelah menjemput anak buah kapal (ABK) Diamond Princess di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan hasilnya, Emil negatif virus Corona.

“Menurut  teori kluster, saya menjadi ODP kan. Oleh karena itu, kalau tanpa ada pro aktif tes, saya juga harus segera melakukan tindakan yang sifatnya pasif dan antri seperti menteri yang sekarang. Alhamdulillah kan dengan adanya proaktif tes, saya bisa berinisiatif untuk mengetes,” kata dia.

10 Warga Jabar Positif

Sejak wabah virus corona (covid-19) melanda dunia, 10 warga Jabar terdeteksi positif terinfeksi. Saat ini, pemerintah terus menyempurnakan akurasi data dalam sistem Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar).

Dikatakan Gubernur Jawa Barat itu, dua dari sepuluh warga Jawa Barat yang positif terpapar virus Corona meninggal dunia sejak wabah terjadi. Satu orang adalah warga Kabupaten Bekasi yang sempat berobat ke Cianjur. Satu orang lagi adalah seorang perawat, warga Kabupaten Bekasi yang bekerja di rumah sakit di Jakarta.

Sisanya yang dinyatakan positif saat ini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit rujukan di Kota Bandung dan Cirebon. “Kita masih koordinasi, update data yang keliru kita perbaiki, seperti yang posisinya sudah sembuh tapi datanya masih posisi yang sama, itu yang kita akan sempurnakan,” kata dia

Ia meminta masyarakat memaklumi data yang masih disempurnakan. Dia sudah meminta Kepala Dinas Kesehatan bertanggung jawab berkaitan dengan verifikasi data.

 

Tim PolBo  l  Jacky. W

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *