Saat Idul Fitri Operasi KRL Terbatas

AvatarPosted on at 03:00
14 0

Bogor  –   Suasana bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, akan jauh berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Seluruh masyarakat harus menjalani nya masih dalam kondisi prihatin dengan penuh keterbatasan. Setelah dilarang mudik yang biasa dilakukan di bulan puasa nanti saat Idul Fitri pun saat warga masyarakat hendak mengunjungi keluarga di sekitaran Jabodetabek, ternyata beroperasi nya kereta rel listrik (KRL) atau Commuter line, akan dibatasi.

Hal tersebut disampaikan VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, yang mengatakan pada saat Idul Fitri perusahaan PT KCI, hanya akan melayani perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari dan dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari di seluruh lintas perjalanan.

KRL atau commuter line hanya akan beroperasi terbatas saat Hari Raya Idul Fitri pada Minggu-Senin lusa, atau tanggal 24-25 Mei 2020 mendatang.

Dikatakan Anne, pembatasan waktu operasional KRL atau commuter line itu disebutkan bertujuan hanya untuk melayani warga yang khusus berkegiatan menggunakan KRL di sektor-sektor yang dikecualikan dalam kondisi yang masih diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Pada waktu-waktu diluar jam operasional tersebut, seluruh stasiun akan ditutup,” kata Eva dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 21 Mei 2020, kemarin.

Dalam melayani selama hari lebaran, kata Eva, pihak PT KCI akan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker saat berada di stasiun maupun di dalam KRL. Selanjutnya, pihak KAI akan tetap melakukan pemeriksaan suhu tubuh, penerapan physical distancing, serta membatasi kapasitas hingga 60 orang per gerbong kereta.

“Kemudian pada 26 Mei 2020 KRL Commuter Line akan kembali beroperasi sesuai jadwal selama masa PSBB Jakarta dan sekitarnya dengan waktu operasional pukul 05.00-18.00,” ujar Anne menambahkan keterangannya.

Menanggapi hal pembatasan operasional KRL tersebut, Ahmad Syafei, seorang warga Bogor, merasa sangat sedih jika hal itu diberlakukan. Ïbu saya di Pasar Minggu, sedang sakit cukup memprihatinkan. Dan berharap saya sebagai anak tertua bisa hadir bersamanya. Saya khawatir jika tidak bisa menjenguknya, aka nada penyesalan,” katanya dengan mata yang berkaca-kaca.

 

Tim PolBo  l  Jacky. W

Related Post

JAGA BANSOS Hadapi New Normal ?

Posted by - 31/05/2020 0
Bogor  –  Secara nasional sebentar lagi negeri ini akan memasuki babak baru menghadapi pandemi virus corona (Covid-19) yakni dengan akan…

Angkot Juga Di Semprot

Posted by - 29/03/2020 0
Bogor  –   Peningkatan kewaspadaan akibat merebaknya virus corona (Covid-19) di Bogor, terus dilakukan jajaran kepemerintahan. Mulai himbauan, kemudian kebijakan terhadap…

Bantuan Bencana Terhambat Data

Posted by - 26/02/2020 0
Sukajaya –  Bersabar dan sabar dari hari ke hari, mungkin itu kata-kata yang selalu terngiang di telinga para korban bencana…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *