PANGGUNG

Sambangi DPD Golkar Kota Bogor, Bima Arya Minta Maaf

19-01-2018 23:08
210 Views

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor 2018, Bima Arya dan Dedie A Rachim sowan ke DPD Golkar Kota Bogor,Senin 8 Januari 2018 | Wiisiinews

BOGOR – Kader dan Pengurus Partai Golkar Kota Bogor wajar kecewa. Musbabnya, bukan kader partai yang diberi rekomendasi untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bogor 2018. DPP Golkar dibawah kendali Airlangga Hartarto justru memutuskan mengusung duet Bima Arya Sugiarto dan Dedie A. Rachim sebagai pasangan sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor.

Nah, kekecewaan fungsionaris  Golkar Kota Bogor dipahami betul oleh Bima Arya dan Dedi A Rachim. Apalagi, Bima tidak langsung menembuskan SK Rekomendasi ke DPD Golkar Kota Bogor. Alasannya karena ada kesalahan ketik nama pasangan calon. Nah, tak mau larut dalam polemik, calon petahana wali kota bersama wakilnya serta Ketua DPD PAN Syafrudin Bima sowan ke kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor, Senin 8 Januari 2018.

Bima mengatakan, Senin sore sudah datang ke DPD Golkar untuk melapor dan melakukan kordinasi sehubungan dengan kehormatan yang diberikan Partai Beringin untuk sama- sama berjuang di Pilkada Kota Bogor. Kader PAN itu menyampaikan permohonan maafnya, karena setelah SK keluar belum sempat sowan ke Partai Golkar.

Baca juga : Resmi Didukung Golkar dan NasDem, Selasa Bima Arya-Dedi A Rachim Daftar ke KPUD

“Karena ada kendala teknis semata, kemarin komunikasi dengan Bang Tagor untuk buat janji, karena dia masih di luat kota,” Bima menjelaskan di depan pengurus DPD Golkar Kota Bogor. “Jadi kami berdua (Bima-Dedie) baru bisa berkunjung sore ini (Senin 8 Januari 2018).”

Dalam kesempatan itu, Bima Arya memperkenalkan sosok Dedie A Rachim. Setelah ditelisik, ternyata Dedie merupakan sahabat Tauhid J Tagor, Ketua DPD Golkar. “Kang Dedie ini sahabat Bang Tagor juga. Di Bogor ini kaditu kadieu baraya pakait kamana-mana,” ujar ungkap Bima seraya tersenyum.

Ada dua agenda yang diulas dalam pertemuan antara Bima dengan Golkar, yakni soal pendaftaran ke KPU dan rencana pemenanganan dalam hajatan demokrasi lima tahunan tersebut. Rencananya pendaftaran ke KPU akan dilakukan pada Rabu 10 Januari 2018 atau hari terakhir pendaftaran.

Baca juga : Ajak Gabung di Pilkada 2018, Bima Arya Rayu Golkar

“Karena besok Golkar akan konsentrasi fokus pendaftaran Pilgub dan kedepan jangka panjang akan merapatkan barisan untuk pemenangan,” ujar dia.

Ketua DPD Golkar Kota Bogor Tauhid J. Tagor mengatakan, menerima calon wali kota Bogor dan wakilnya yang diusung oleh Partai Golkar. Sesuai dengan tradisi Partai Golkar, meski dinamikanya sangat tinggi, namun ketika keputusan sudah dikeluarkan maka kader akan fatsun menjalankan keputusan.

“Kami sepakat dan siap memenangkan Bima-Dedie untuk Pilwalkot. Tak hanya kita tapi dengan lima partai yang lain. Kami bukan hanya memenangkan, tapi akan mengawal sampai periodenya selesai,” tegas Tauhid.

Sekedar catatan, riwayat politik Pilkada 2013, Bima Arya dan Usmar Hariman dihantarkan menjadi wali kota dan wakil wali kota Bogor oleh lima partai yakni PAN, Demokrat, PKB, PBB dan Gerindra.

Sedangkan dalam pilkada periode mendatang pasangan calon Bima-Dedie diusung lima partai dengan format koalisi PAN, PBB, Demokrat, Golkar, Nasdem dan kemungkinan Hanura.

 

 

ANDINA R.S | WIISIINEWS | AS