BERITA UTAMA

Siapa Calon Wakil-nya di Pilwalkot Bogor 2018, Ini Kata Bima Arya

17-12-2017 07:59
429 Views

Begawan politik Bogor, H, Endang Kosasih saat menemani Wali Kota Bogor Bima Arya dan Istri-nya makan siang, Ahad, 26 Nopember 2017 | Arie Surbakti

BOGOR – Sang primadona politik di Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, sampai sekarang masih membungkus rapat siapa calon wakil wali kota, yang akan menjadi pasangannya di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bogor tahun 2018. Ia terkesan berhati-hati menentukan pilihannya, termasuk memantapkan arah koalisi partai, yang akan menjadi pengusungnya di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bogor (Pilwalkot) nanti.

Ketika ditanya polbo mengenai arah koalisi dan siapa kandidat yang bakal dipilihnya sebagai pendamping, Ia memilih menyerahkan jawaban  kepada Begawan politik Bogor, H. Endang Kosasih. “Ini saya datang untuk minta petunjuk beliau (H.Endang Kosasih),” kata Bima Arya saat menghadiri resepsi pernikahan putri H. Endang Kosasih di Ciawi, Ahad, 26 Nopember 2017.

Adapun Endang Kosasih menceritakan, hasil diskusinya dengan Bima Arya, arah angin menunjukan Dadang Iskandar Dhanubrata, Ketua PDI Perjungan Kota Bogor, yang paling berpeluang digaet kader Partai Amanat Nasional itu sebagai wakil-nya di Pilwalkot. “Kalau dari obrolan, Kang Bima lebih condong berpasangan dengan Dadang,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 1999-2004 itu.

Menurut  Endang Kosasih, yang kini menjabat Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor kubu Djan Faridz, Bima Arya – Dadang  Dhanubrata sudah mendapat restu dari para inohong di PDI Perjuangan. Namun, Bima Arya masih harus mendapat persetujuan dari sesepuh PAN, yakni Amien Rais.

“Sinyalnya sangat kuat, Bima menggandeng Dadang. Mereka sudah ada chemistry, karena teman sekolah. Tinggal tunggu lampu hijau dari Pak Amien,” ungkap Endang.

Sebelumnya, Ketua DPD PAN Kota Bogor Syafrudin Bima pernah mengatakan, Bima Arya selaku kader PAN memang banyak mendapat tawaran dari para kandidat dari partai lain, yang berniat manggung di Pilwalkot 2018. Namun, PAN belum memutuskan arah koalisi secara permanen. “Dengan semua partai kami tetap berkomunikasi.”

 

ARIE SURBAKTI | AS