PARLEMENTARIA

Tidak Layani BPJS, Dewan Sarankan IzinTiga Rumah Sakit Swasta Dicabut

19-01-2018 23:04
559 Views

Petugas sedang melayani calon peserta BPJS | net

CIBINONG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor dibuat geram. Soalnya, masih ada rumah sakit yang tidak menerima pasien peserta Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS). BPJS Cabang Cibinong mencatat, tiga dari 23 rumah sakit swasta belum bermitra dengan BPJS.

“Dinas Kesehatan sebaiknya mengevaluasi Ijin rumah sakit swasta di Kabupaten Bogor yang tidak melayani pasien BPJS,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa kepada pewarta di Cibinong, Kamis lalu.

DPRD Kabupaten Bogor meminta semua rumah sakit swasta di Kabupaten Bogor bermitra dengan BPJS. Itu untuk mensukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari pemerintah pusat.

“Semua rumah sakit swasta harus sudah memfasilitasi dan melayani pasien BPJS. Wajib itu,” politikus PDI Perjuangan ini menegaskan. “Kalau tidak menerima pasien BPJS, cabut saja ijinnya.”

Kepala BPJS Cabang Cibinong, Andrika Wendi menyebutkan, terdapat tiga rumah sakit swasta yang belum bekerjasama dengan BPJS. Sedangkan 20 rumah sakit swasta lainnya sudah bermitra, sehingga bisa menerima dan melayani pasien peserta BPJS.

“Dari total 23 Rumah sakit Swasta dan 6 Rumah sakit pemerintah daerah, ada tiga yang belum, yakni RS Pertamedika, RS Ibu dan Anak Melania dan RS Pratiwi Permata,” ungkap Andrika.

Dia berharap, ketiga rumah sakit yang belum bermitra dengan penyelenggara JKN. Agar secepatnya bekerjasama dalam mensukseskan program pemerintah pusat. BPJS Cibinong berhatap tiga rumah sakit tersebut segera melakukan kerjasama.

“Tentunya supaya meringkankan beban masyarakat sewaktu berobat atau urusan medis lainnya dengan BPJS,” tandas Andrika.

ASEP RENDRA