PANGGUNG

Untuk Bima Arya-Dedie A. Rachim, AMPI Bogor Sasar Pemilih Milenial

19-01-2018 23:16
158 Views

 

Pengurus AMPI Kota Bogor foto bersama pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie A. Rachim (Badra). Sayap Partai Golkar ini menyatakan siap total bekerja untuk Badra | M.A Mjurtadho

BOGOR – Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Bogor menyatakan total mendukung dan sia bekerja untuk memenangkan pasangan Bima Arya Sugiarto dan Dedie A. Rachim (Badra) di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2018-2023. Salah satu sayap Partai Golkar ini akan menggalang  suara dari kelompok pemilih muda atau kaum milenial.

“AMPI akan berperan aktif di tim pemenangan untuk mengantarkan pasangan Bima Arya- Dedie A. Rachim menuju Balaikota Bogor. Kami sudah membuat grand design-nya. Insya Allah konsepnya terukur dan tersasar,” kata Achmad Irfani ,Ketua AMPI Kota Bogor kepada Polbo di kantor DPD Golkar, baru-baru ini.

Menurut Achmad, strategi AMPI dalam menggalang suara segera dikoordinasikan dengan Tim Pemenangan Bima-Dedie. Partai Golkar disebut-sebut mendapat porsi sebagai Ketua Tim koalisi partai pengusung calon petahana itu. “Sebagai sayap partai,seluruh kader AMPI wajib mendukung dan bekerja untuk kemenangan Bima-Dedie,” ujar dia.

Baca juga : Sambangi DPD Golkar Kota Bogor, Bima Arya Minta Maaf

 Kendati demikan, Iklas Trieramadhani Sekertaris AMPI Kota Bogor mengaku sedih sebagai kader Golkar karena pasangan calon yang direkomendasikan partainya  bukan salah satu kader Golkar. Padahal, sebagai kader muda dan bagian dari Golkar, AMPI menginginkan mengusung calon kepala daerah dari kader murni.

“Rasa kecewa pasti ada,. Tapi saya yakin keputusan DPP Golkar telah melewati pertimbangan matang. Jadi kami fatsun terhadap kebijakan partai, termasuk mengusung pasangan Bima-Dedie. Kami sekarang waktunya membuka mata dan bekerja mati-matian sesuai perintah demi kemenangan Badra,” ungkap Iklas.

Terkait biaya politik tim pemenangan Badra, Rahanandra Hadyan Bendahara AMPI Kota Bogor sedang menyusun kebutuhan anggaran dan disesuaikan dengan sasaran kerja. Sehingga, amunisi dan logistik disalurkan secara efisien dan efektif.  “Kita akan kemas konsep kampanye atau penggalangan suara yang kreatif  dan pas bagi kalangan muda. Hal besar kan tidak selalu butuh biaya besar. Tergantung kemasan dan cara kita bekerja,” jelasnya.

 

 

M.A MURTADHO | AS