WooW . . Kota Bogor Punya Detektif Covid-19

AvatarPosted on at 10:37
11 0

Bogor  –   Guna memutus mata rantai dan mengantisipasi laju penyebaran virus corona, pemerintah kota (Pemkot) Bogor meluncurkan program Deteksi Aktif yang disingkat menjadi Detektif. Sebanyak 822 orang relawan akan dilibatkan untuk seluruh wilayah Kota Bogor, hingga tingkat kelurahan.

Peluncuran tim Detektif tersebut secara resmi digulirkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam rapat virtual yang dihadiri oleh asda Pemerintahan dan Kesra, Irwan Riyanto, Kadis Kesehatan Sri Nowo Retno, Kabag Pemerintahan Adi Novan, Kadis Kominfo, Rahmat Hidayat serta seluruh camat dan lurah se Kota Bogor.

Di dalam Tim Detektif COVID-19 terdapat dua unit yakni unit pelacakan yang personel nya terdiri dari tim di kecamatan, kelurahan, yakni Babinsa, Babinkamtibmas, serta perwakilan puskesmas setempat.

Kemudian unit pemantauan, yang sebelumnya dikenal dengan nama surveilance. tugasnya adalah memastikan agar orang-orang yang ODP tetap dipantau dan tidak pergi ke mana-mana selama 14 hari.

Menurut, Bima, pembentukan tim Detektif COVID-19 guna mengantisipasi dan menekan laju penyebaran COVID-19 di Kota Bogor, yang trennya meningkat lagi sejak 10 Juni 2020, yang dalam dua pekan terakhir, ada tambahan 52 kasus baru positif COVID-19 di Kota Bogor.

Langkah lainnya, kata Bima adalah melakukan tes rapid dan tes swab secara masif hingga mencapai standar yang ditetapkan WHO. Namun yang utama, masyarakat tetap harus benar-benar patuh terhadap protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, tidak melakukan kerumunan dan menjaga kesehatan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan ada penambahan 3 kasus positif. Dengan adanya tiga tambahan kasus positif Covid-19 baru di Kota Bogor itu menunjukkan masih ada penyebaran virus corona itu yang harus terus diantisipasi.

Dari 171 kasus positif Covid-19 sampai Minggu 21 Juni, 98 pasien nya dinyatakan sembuh. Kasus positif Covid-19 yang meninggal ada 17 orang. Dengan demikian pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan di rumah sakit ada 56 orang.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *