NUSANTARA

Wow, Rp 26,1 Miliar Tunggakan Pajak 744 Mobil Mewah di Jakarta

19-01-2018 23:09
215 Views

Dua unit mobil mewah milik artis Raffi Ahmad | Tempo

JAKARTA – Pemilik mobil mewah berharga jual di atas Rp 1 miliar ternyata malas membayar pajak kendaraan bermotor.  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan ada sebanyak 744 mobil dan sepeda motor maha yang belum memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor hingga Desember 2017.

“Itu semua kendaraan di atas Rp 1 miliar. Kendaraan yang amat mewah. Dari sisi kemampuan ekonomi amat tinggi, jadi seharusnya tidak ada kesulitan untuk menunaikan pajak,” kata Anies Baswedan kepada media di Balai Kota DKI, Jumat 12 Januari 2018.

Sebanyak 744 mobil mewah adalah 210 unit Mercedes-Benz, 147 Porsche, 82 Toyota, 63 Land Rover, 61 BMW, 39 Lexus, 24 Ferrari, 23 Lamborghini, 14 Rolls-Royce, 12 Hummer, 11 Jaguar, 10 Bentley, 9 Audi, 9 Nissan, 9 Cadillac, 7 Aston Martin, 5 Maserati, 4 Ford, 2 Harley-Davidson, 2 Jeep, 1 MAN, 1 Morgan, 1 Xuzhou, dan 1 Zele.

Dari 744 daftar mobil mewah yang menunggak, Anies menyebut mobil merek Lamborghini tipe Aventador LP720-4 AT memiliki nilai jual paling mahal, yaitu sebesar Rp 9,6 miliar. Di urutan kedua, mobil merek Rolls Royce tipe Phantom seharga Rp 6,9 miliar. Mobil merek Ferrari tipe 599 GTB Fiorano F1 juga menjadi salah satu kendaraan paling mahal dengan harga jual Rp 6,6 miliar.

Secara keseluruhan, total pajak mobil mewah pribadi yang belum daftar ulang sebesar Rp 26,1 miliar. Menurut Anies, nilai tersebut tersebut merupakan sumber pembiayaan program-program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.

Anies mengaku miris melihat daftar kendaraan mewah di Jakarta, tetapi malah menunggak pajak. Padahal, ia meyakini orang yang memiliki kendaraan seharga Rp 6 miliar, bukan perkara sulit untuk membayar pajak.

Rencananya,  Anies Baswedan akan memajang daftar mobil mewah tersebut bersama dengan plat nomor polisinya. Ia berharap, melalui pengumuman tersebut, para wajib pajak segera menunaikan kewajibannya. “Mudah-mudahan dengan ini diumumkan, ada rasa tanggung jawab yang lebih besar bisa segera tuntas,” ujarnya.

 

TEMPO.CO | AS