- Advertisement -
Advertising
Beranda IMPRESI 71 Tahun HMI Mengabdi Melayani Negeri

71 Tahun HMI Mengabdi Melayani Negeri

HIMPUNAN Mahasiswa Islam disingkat HMI, yang didirikan 18 bulan pasca kemerdekaan tepatnya pada tanggal 5 februari 1947 M (14 rabiul awal 1366 H) kini sudah memasuki usia ke – 71 tahun.

Usia yang tak lagi muda jika diibaratkan manusia fisik semakin lemas, daya tahan tubuh berkurang, dan produktivitas yang terbatas. Namun lain hal dengan HMI, semakin tua harus dijadikan refleksi bagi Para kader untuk menjadi lebih produktif terhadap keberlangsungan eksistensi organisasi.

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan bahkan Tahun demi tahun telah dilalui, fase demi fase telah dilewati oleh HIMPUNAN ini. Pertanyaan mendasar bagi kita semua, apakah masih ada kesadaran untuk mengabdi..?

Mungkinkah himpunan ini hanya sebagai ladang untuk  mencapai kepentingan demi kepentingan, mementingkan golongan (GERBONG) sehingga yang muncul hanyalah keberpihakan demi keberpihakan, Ntah apakah itu berpihak ke yang benar atau ke yang salah sudah tak jadi ukuran lagi.

Jika kita merujuk pada tujuan awal HMI didirikan pada rapat 5 Februari 1947 oleh para pendiri :

  1. Mempertahankan Negara Republik indonesia dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia
  2. Menegakkan dan mengembangkan Syariat Islam.

Dengan tujuan tersebut sangat jelas membuktikan bahwa HMI sebagai anak kandung revolusi sekaligus anak kandung umat islam indonesia yang resah atas gelagat sejarah.

HMI Menginginkan Rakyat indonesia merdeka dan siap menjadi garda terdepan bersama rakyat, karena kepeduliannya terhadap bangsa dan rakyat indonesia.

Apakah kita masih memperhatikan bagaiamana keadaan bangsa ini.?

Kehidupan berbangsa masih sangat jauh dari cita-cita, Kemunduran demi kemunduran Himpunan ini terlihat jelas didepan mata kita semua, mudahnya diadu domba oleh pihak luar, seringnya konflik internal, miskinnya budaya intelektual, bahkan rakyatpun sudah tidak menyadari lagi keberadaan HMI saat ini.

Baca Juga :  Ada Dugaan Perbuatan Curang di Proyek Pisau Ciomas

“Kematian organisasi menjadi tanda gagalnya kader mempertahankan budaya produktifitasnya pada organisasi”. Melihat kondisi kekinian yang terjadi di HMI, maka sudah waktunya, HMI mereposisi diri, sehingga rakyat bisa merasakan keberadan HMI.

HMI harus menentukan sikap keberadaannya saat ini, apakah masuk golongan pejabat?

Apakah masuk golongan mahasiswa elit/ apatis.? yang hanya berkumpul di mall-mall.

Apakah HMI masih bersama rakyat untuk selalu memberikan kenyamanan dan membela kesejahteraan yang diidam-idamkan rakyat ?.

Sebagai kader HMI Cabang Kota Bogor, saya berharap semoga diumur yang ke – 71 ini HMI masih tetap terus menggelorakan semangat keislaman dan keindonesiaan, Serta menjaga persatuan bangsa, sebagaimana pesan yang pernah di sampaikan oleh pendiri HMI, Lapran Pane,

Baca Juga :  Jaro Ade Pilihan Tepat Rakyat

“Dimanapun kau berada tidak ada masalah, yang penting adalah semangat keislaman dan keindonesiaan.***

 

#MiladHMIke – 71

Penulis :  Kader HMI Cabang Kota Bogor

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here