- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Air Limbah PT Antam Rembes, Kolam Ikan Warga Nanggung Tercemar

Air Limbah PT Antam Rembes, Kolam Ikan Warga Nanggung Tercemar

Warga Sidempok, Nanggung berunjukrasa ke kantor desa setempat karena ikan di kolam miliknya mati, yang penyebabnya diduga tercemar air limbah beracun | Iwan Sudirman

NANGGUNG – Warga Kampung Sidempok, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor marah besar. Pasalnya, ikan di kolam milik mereka mendadak teler dan tak lama kemudian mati. Kejadian tersebut mulai diketahui pada Senin, 18 Desember 2017, sekira pukul 06.00.

Menurut keterangan sejumlah warga RW 06, sebanyak 50 kolam ikan tercemar air limbah beracun. Akibatnya, ikan-ikan di kolam tersebut keracunan dan sebagian besar mati. Kuat dugaan, pencemaran terjadi akibat rembesan limbah beracun dari tailingdam milik PT. Antam Tbk, UPBE Pongkor, Kecamatan Nanggung.

“Tiba-tiba ikan milik saya di kolam pada mati. Kejadian sejak pagi. Sumber air kolam dari sungai. Itu kayanya ada kebocoran di tailingdam Antam, terus airnya rembes masuk ke sungai, kata seorang warga setempat.

Atas kejadian tersebut, sekitar 200 warga menggelar aksi unjukrasa menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah desa setempat. Warga datang bersama tokoh masyarakat yakni H. Maman Suparman, Ma”mur Jawawi, Yosep dan Ciyo. Tujuan warga adalah menuntut ganti rugi atas tercemarnya kolam ikan milik mereka.

“Kami harap ada pertanggung jawaban dari pihak antam terkait dugaan persoalan ini. Kalau memang Tailingdam sudah tidak layak agar di tutup saja,” tegas Kordinator aksi Ma’mur Jamawi. Massa yang ingin bertemu dengan pihak Antam mengancam akan memblokir jalur menuju pertambangan di Kampung Leuwicatang.

Menurut Ma’mur, PT Antam harus mengganti kerugian masyarakat serta segera menutup tailngdam, karena sudah menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. “Bangun puskesmas saja di lokasi itu.”

Petugas PT Antam sedang melakukan investigasi atas digaan rembesar air limbah yang mencemari kolam warga Sidempok | Iwan Sudirman

General Manager ANTAM UBPE, I Made Mastana menjelaskan, akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian yang menimpa kolam ikan warga. Pihak Antam langsung melakukan langkah cepat, berupa pendataan dan investigasi di Sungai Bondongan, Desa Bantarkaret.

Baca Juga :  BBRP Tunjukan Diri Sebagai Ormas Modern Berbasis Budaya

“Kami secara cepat melakukan investigasi. Itu untuk memonitoring pipa tailing milik PT Antam. Selama ini, kami lakukan pemeliharaan pipa secara rutin. Penyebab kebocoran sedang diselidiki, kemungkinan karena curah hujan cukup tinggi, yang berpotensi menimbulkan limpasan,” jelas Made Mastana kepada wartawan di Nanggung.

Baca Juga :  Tembok Penahan Tebingan Sungai Cikoneng Ambrol Lagi

Adapun terkait ikan yang mati, pihak Antam akan melakukan analisa laboratorium independen bagi air dan jaringan tubuh ikan dari kolam tersebut. “Karena kami punya standar operational procedur (SOP) yang baik.”

 

IWAN SUDIRMAN | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here