- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Ancaman Teror dan Intimidasi Terhadap KAMI Adalah Warisan Penjajahan

Ancaman Teror dan Intimidasi Terhadap KAMI Adalah Warisan Penjajahan

Jakarta  –   Ancaman teror dan intimidasi terhadap sejumlah Tokoh Nasional yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)  merupakan warisan penjajah.  Menurut  Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid,  seharusnya kita bisa berdemokrasi dengan baik dan benar, bukan menteror dan mengintimidasi atas upaya pihak yang mengkritisi kebijakan untuk membangun bangsa ini lebih baik lagi..

Ditambahkan HNW ( sebutan akrab Hidaya Nur Wahid)  “Seharusnya kita bisa menghormati HAM dan Hukum, serta melaksanakan cita-cita Indonesia merdeka untuk kesejahteraan dan kemajuan Rakyat Indonesia, sebagaimana disepakati pada Pembukaan UUD 45, yang menghormati HAM untuk dapat menyampaikan hak menyampaikan pendapat dalam mengisi kemerdekaan demi perbaikan negara, agar kiblat Bangsa tak melenceng, dan selalu sesuai dengan Pancasila dan UUD 45,” lanjut HNW melalui keterangan press pada akhir pekan kemaren.

Apabila memperhatikan tokoh-tokoh nasional yang mendeklarasikan KAMI seperti Prof Din Syamsudin (Muhammadiyah), Prof Rahmat Wahab Hasbullah (NU), Jend (Purn) Gatot Nurmantyo, Dr.  Rizal Ramli, Prof Sri Edi Swasono, Dr Meutya Hatta, hingga  Abdullah Hehamahua,  mereka adalah tokoh-tokoh senior bangsa, moderat dan terhormat dengan track record yang menandakan cinta dan peduli mereka kepada Bangsa dan NKRI.

“Pendahulu kita, dulu berjuang untuk merdeka dari penjajahan asing, kemudian melakukan reformasi dari Orde Baru, salah satu tujuannya, agar kita bisa berdemokrasi dengan baik dan benar, menghormati HAM dan Hukum, serta melaksanakan cita-cita Indonesia Merdeka untuk kesejahteraan dan kemajuan Rakyat Indonesia.

Dalam Pembukaan UUD 45 tertera bahwa, dalam negara hukum, kita harus menghormati HAM untuk dapat menyampaikan hak menyampaikan pendapat untuk mengisi kemerdekaan demi perbaikan bangsa dan negara.

Baca Juga :  Ini Tiga Kandidat Kuat Pendamping Ade Yasin

Semestinya,  deklarasi damai dan demokratis KAMI dengan delapan tuntutannya yang moderat dan konstruktif, itu kata Hidayat, selayaknya didukung dan tidak malah difitnah. Ini penting  untuk membuktikan bahwa Indonesia memanglah negara yang sudah merdeka, negara demokrasi dan negara hukum.

Kehadiran KAMI justru menguatkan kerja untuk mengisi kemerdekaan Indonesia, serta memastikan bahwa Indonesia masih menganut demokrasi, dengan menghormati hukum dan hak asasi manusia,” jelas Nur Wahid menutup rilisnya.

Baca Juga :  Ini Tiga Kandidat Kuat Pendamping Ade Yasin

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here