- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Apa Kabar PSBB Kota Bogor ?

Apa Kabar PSBB Kota Bogor ?

Wawancara Khusus Evaluasi PSBB Ketiga antara PolitikaBogor.com (PolBo) dengan Ketua DRPD Kota Bogor – Atang Trisnanto (Atang)

PolBo :           Assalamualaikum Wr Wb Pak Atang

Atang :           Waalaikumsalam Wr Wb Pak Jacky

PolBo :           Saya mohon tanggapan bapak mengenai Penerapan PSBB ke Tiga di Kota Bogor terkait memutus mata rantai Virus Corona (Covid-19)?

Atang :           Ya kita mengetahui semua PSBB di seputaran DKI, yaitu Bodebek telah memasuki tahap ketiga. Termasuk salah satunya adalah PSBB di Kota Bogor yang berlaku sejak tanggal 12 Mei hingga 26 Mei 2020. Artinya, sudah hampir sepekan atau tepatnya 6 hari PSBB tahap ketiga dijalankan.

PolBo :           Lantas, bagaimana efektivitas penerapannya pak ?

Atang :          Terkait hal tersebut, saya kira DPRD Kota Bogor saat ini memiliki 2 Pansus yang khusus mengawasi pelaksanaan penanganan Vovid-19. Efektif atau tidaknya, sebenarnya publik bisa menilai sendiri. Itu akan lebih obyektif. Kalau DPRD yang menilai, nanti dianggap politis.

PolBo :           Maksud saya, tanggapan bapak yang umum saja pa ?

Atang :          Yang jelas, kami dari awal sudah sampaikan bahwa kalau dilihat dari pelaksanaan PSBB di lapangan sejak tahap 2 yang lalu, PSBB ini seakan tidak ada, tidak sesuai dengan harapan diberlakukannya PSBB. Sekarang di tahap 3 lebih tidak terasa lagi. Kerumunan semakin banyak, pasar dan pertokoan semakin ramai, jalan juga semakin penuh, bahkan macet di sore harinya.

PolBo :           Bagaimana evaluasi bapak dengan kepatuhan warga, baik dari sisi peraturan maupun penerapan oleh yang bersangkutan ?

Atang :          Hal ini justeru berbeda dengan kepatuhan dan pengawalan PSBB di sarana  pendidikan dan peribadatan. Sungguh sangat ironis. Ketika kita menghimbau dan meminta masyarakat untuk beribadah di rumah, menutup masjid, gereja dan tempat ibadah yang lain, masyarakatnya nurut kok dan pengawasannya juga ketat. Tapi di tempat-tempat umum, seperti di pasar dan pertokoan, warganya semakin ramai dan tidak ditertibkan bahkan petugas pengawasnya pun terkesan tidak ada.

PolBo :           Melihat kondisi tersebut, apa yang dilakukan pihak bapak maksud saya DPRD Kota Bogor ?

Atang :         Pada saat evaluasi pelaksanaan PSBB tahap 2 sebagai dasar pertimbangan untuk perpanjangan PSBB tahap 3, kami di DPRD Kota Bogor  disebut merekomendasikan untuk menghentikan PSBB. Saat ditanya hal tersebut, saya jelaskan bahwa duduk permasalahan dari posisi tersebut. Kami menyampaikan bahwa PSBB tidak perlu diperpanjang kalau hanya di atas kertas saja, seolah hanya berupa status saja. Buat apa hanya berupa status pemberlakuan PSBB ? kalau tidak diikuti penerapannya dengan maksimal. Nah kesan itu yang kami tangkap selama pelaksanaan PSBB ke satu dan kedua.

Baca Juga :  Begini Rencana Dedie Rachim Mengatasi Kemacetan dan PKL di Kota Bogor

PolBo :           Kemudian terkait kajian epidemiolgi nya bagaimana pak ?

Atang :         Jika berdasarkan kajian epidemiologi dan kebutuhan pemutusan mata rantai penyebaran virus corona saat diberlakukan PSBB, menurut kami PSBB itu harus dilakukan dengan benar dan dipenuhi tiga hal :

Pertama, penuhi kebutuhan warga dengan menyalurkan program bantuan sosial yang selama ini masih semrawut dan banyak sekali yang belum tersalurkan. Kalau ini dijalankan dengan maksimal, sudah barang tentu akan mengurangi pergerakan warga keluar rumah karena kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Catat 1 Sembuh dan Positif Bertambah 4

Kedua, penerapan PSBB harus lebih tegas lagi, sehingga efektif dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Bukan sekedar status PSBB tanpa diikuti implementasi yang kuat di lapangan. Sehingga yang terjadi justru hanya pemborosan anggaran dan dampak ekonomi sosialnya akan semakin besar.

Dan yang Ketiga, harus diperkuat infrastruktur pendukung dan penambahan personilnya untuk pengetatan pelaksanaan PSBB itu. Pemerintah diberikan keleluasaan kok untuk menganggarkan sesuai dengan kebutuhan. Kalau personil aparat tidak mencukupi, rekrut relawan-relawan dari linmas ataupun yang lain. Buka kesempatan bagaikan lowongan kerja, guna mensukseskan pelaksanaan PSBB. Tempatkan kalau perlu petugas di masing-masing RW dan tiap pintu masuk wilayah Kota Bogor, jika perlu selama 24 jam.

PolBo :           Baik pak Atang, saya rasa cukup singkat dan padat evaluasi DPRD Kota Bogor, yang disampaikan bapak. Semoga Bermanfaat – Selamat Bertugas pak, Sukses selalu dan Wassalamualaikum Wr Wb

Atang :         Baik Terima kasih untuk wawancaranya. Semoga kita bisa sukses melawan Covid-19 dan menyambut Hari kemenangan di Idul Fitri 1441 Hijrah sebentar lagi. Waalaikumsalam Wr Wb.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here