- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Balon Wali Kota Bogor Kompak Bangun Kekuatan Hadapi Pilkada

Balon Wali Kota Bogor Kompak Bangun Kekuatan Hadapi Pilkada

BOGOR – Empat tokoh sentral di Kota Bogor kembali melakukan pertemuan untuk membangun kesepahaman dan kesepakatan bersama dalam menghadapi Pilkada Kota Bogor 2018.

Empat bakal calon (balon) Wali Kota Bogor tersebut Sugeng Teguh Santoso dari PDI Perjuangan, Zaenul Mutaqin dari PPP, Tauhid J Tagor dari Golkar dan Heri Firdaus Ketua DPC PKB Kota Bogor. Pertemuan berlangsung di Kedai Soto Ibu Rahayu, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Selasa (15/8/2017).

Sugeng Teguh Santoso (STS) mengatakan, sebagai salah satu baloh wali kota, tentunya memerlukan komunikasi dengan pimpinan parpol yang ada di Kota Bogor, bahkan para pimpinan parpol ini umumnya juga sebagai balon wali kota periode mendatang.

“Karena saya bukan sebagai stuktur partai yang memiliki jabatan. Saya membutuhkan komunikasi dengan berbagai pihak, baik para ketua partai maupun balon wali kota,” ungkap Sugeng.

Pertemuan silaturahmi yang dilakukan juga, lanjutnya, untuk menjajaki kemungkinan mendapatkan dukungan dari parpol, dan para pimpinan parpol ini adalah orang berpengalaman di Kota Bogor. Pembicaraan inipun menunjukan kedewasaan berpolitik dan ini merupakan komunikasi awal karena bisa saja kedepannya terjadi saling berpasangan atau saling berhadapan.

“Jadi dibutuhkan kedewasaan ketika saling berpasangan atau saling berhadapan di panggung politik. Semua proses menuju Pilkada terus berjalan dan memang dibutuhkan politik dinamis serta cair. Kita akan terus menjajaki dan berkomunikasi intensif,” jelas pria yang akrab disebut Bapak Berpeci Hitam itu.

Sebelumnya, Zaenul Mutaqin menuturkan hal yang sama. Pertemuan hari ini memenuhi undangan balon wali kota STS, untuk berkomunikasi soal berbagai hal. Jadi tidak ada khusus yang dibicarakan, santai saja sambil saling bertukar pikiran.

Lebih lanjut kata Zaenul, wacana soal koalisi Pilkada dan agenda politik, tentunya apabila politisi bertemu dengan politisi terkait Pilkada pasti ada yang dibahas, dan yang jelas dalam pertemuan para tokoh ini belum ada kesepakatan-kesepakatan bersama, ini merupakan silaturahmi antar balon wali kota saja.

Baca Juga :  Kalau Dampingi Bima Arya, Pejabat Pemkot Bogor Ini Siap Maju

“Kalau merespon koalisi di tingkat nasional, karena sampai saat ini di Kota Bogor belum terpetakan, dan proses masih sebatas komunikasi antara parpol dan para balon wali kota,” ucap Ketua DPC PPP Kota Bogor ini.

Senada diungkapkan Tauhid J Tagor. Ketua DPD Golkar Kota Bogor ini mengapresiasi pertemuan ini sebagai bentuk mempererat silaturahmi. Suasana kebatinan para politisi dan ketua parpol di Kota Bogor ini sangat tinggi, dan DPD Golkar Kota Bogor masih fleksibel untuk koalisi di Pilkada, walaupun sudah ada intruksi dari DPD Jawa Barat agar Golkar di daerah berkoalisi dengan PDI Perjuangan.

“Kita akan mengakselerasikan hasil hasil kinerja dan pertemuan internal Golkar di Kota Bogor ini menyangkut Pilkada ke DPD Jawa Barat. Semuanya masih berproses, dan Golkar memang sudah membangun komunikasi intensif dengan 5 parpol untuk membangun koalisi,” tandasnya.

Baca Juga :  Bima Arya Acungi Jempol untuk Yane Ketua Perindo

Ditempat yang sama, Heri Firdaus mengatakan, terkait Pilkada memang saat ini sedang dibangun komunikasi lebih intensif antar parpol dan antar balon wali kota. Pertemuan inipun menjadi berbagai kombinasi di Pilkada karena tidak menutup kemungkinan dari para tokoh ini ada yang berpasangan atau berhadapan.

“Pertemuan ini sebagai bentuk menyatukan kekuatan kekuatan yang ada untuk bersatu bagi Kota Bogor lebih baik. Tokoh tokoh di Kota Bogor sudah sangat dewasa, dan sampai saat ini PKB belum mengambil langkah dan sikap untuk mendukung kembali incumbent di Pilkada 2018, karena belum tahu apakah Bima dan Usmar kembali berpasangan nantinya,” pungkasnya. (Haris Albasith)

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here