- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Bandel Langgar PPKM 8 Resto Ditindak

Bandel Langgar PPKM 8 Resto Ditindak

Bogor –  Walaupun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, telah resmi memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per Senin 11 Januari hingga 25 Januari 2021, namun hal tersebut masih saja tidak ditaati oleh beberapa tempat usaha.

Dikatakan Wali Kota Bogor, Bima Arya, berbagai pembatasan akan diperketat setelah lonjakan kasus COVID-19 di Kota Bogor terus meningkat bahkan hingga menembus 6.200 kasus.

PPKM mulai diberlakukan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.

Namun, walau sudah sangat keras diingatkan, namun masih saja ada beberapa tempat usaha kuliner khususnya restaurant yang membandel. Walhasil, tim pemburu pelanggar pemberlakuan PPKM Kota Bogor, akhirnya menindak delapan tempat usaha yang melanggar jam operasional dan kapasitas pengunjung. Dua tempat usaha di antaranya langsung disegel petugas.

Kepada media, Paur Subbag Humas Polresta Bogor, Iptu Rachmat Gumilar membenarkan kalau beberapa tempat usaha itu ditindak petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP pada Sabtu (23/1/2021) malam, saat petugas melakukan patroli ke 14 titik di Kota Bogor.

“Diakui Rachmat, total ada delapan tempat usaha kafe dan restoran yang melanggar PPKM,” kata Rachmat, di Bogor, Minggu (24/1/2021) petang. Dari jumlah tersebut, empat tempat usaha didapati melanggar kapasitas pengunjung dan lainnya melebihi batas jam operasional yakni sampai pukul 19.00 WIB.

Dua tempat di antaranya langsung disegel petugas. Tidak hanya itu, petugas juga memberikan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp250.000 sampai Rp500.000 terhadap para pengelola yang membandel itu. Namun ada pula yang hanya diberikan sanksi teguran.

“Ada sanksi denda ke empat tempat usaha,” ujar Rachmat. Kedepan petugas akan terus melakukan patroli secara rutin selama masa PPKM. Diharapkan, patroli ini bisa membuat tempat usaha lebih patuh demi mencegah kerumunan dan menekan angka penularan covid-19. “Kami akan terus gencarkan untuk memburu para pelanggar PPKM, demi mengurangi mobilitas masyarakat di tengah pandemi covid-19,” tuturnya.

Baca Juga :  SEMBILAN BINTANG SOMASI APLIKASI SHOPEE 1,5 TRILIYUN
Baca Juga :  Ya Ampun, Gedung UNPAK Kebakaran

Tim PolBo –  Jacky. W

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here