- Advertisement -
Advertising
Beranda ROMANSA Begini Suasana Pertemuan Ustadz Abdul Somad dengan Habib Rizieq Shihab di Mekkah

Begini Suasana Pertemuan Ustadz Abdul Somad dengan Habib Rizieq Shihab di Mekkah

PENCERAMAH kondang asal Pekan Baru, Riau, Ustadz Abdul Somad dikabarkan bertemu imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, di Mekkah, Arab Saudi. Pertemuan itu diselenggarakan di rumah Rizieq di Mekkah pada Sabtu siang, 30 Desember 2017.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kapitra Ampera, pengacara Rizieq Shihab, Abdul Somad memang sedang menunaikan ibadah umrah sejak Jumat 29 Desember 2017. Mereka dan jemaah tampak bercengkerama dan mengobrol tentang berbagai macam topik. “Pertemuan yang diikuti jemaah Rizieq, berlangsung hangat dan gayeng,” kata Kapitra.

Dalam foto yang dikirimkan Kapitra, Rizieq tampak memeluk Somad begitu sang dai tiba di kediamannya. Dalam foto yang lain, sembari berbincang-bincang, Rizieq menggenggam tangan Somad.

Perjumpaan dalam majelis silaturahmi yang berlangsung sekira dua jam itu, menurut Kapitra, ibarat pertemuan sahabat lama. Mereka bahkan saling menyanjung.

Baca juga : Kenapa Ustadz Abdul Somad Dideportasi dari Hong Kong? Ini Penyebabnya

Satu di antara banyak hal yang dibincangkan dalam majelis itu ialah pertanyaan klarifikasi atau tabayun dari Somad kepada Rizieq. Somad menanyakan, apa benar Rizieq anti-Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)? Rizieq, menurut Kapitra, menjawab, “NKRI harga mati bagi umat Islam dan bagi bangsa Indonesia.”

Somad mula-mula menjelaskan maksud dan tujuannya menemui Rizieq, yaitu pertama-tama adalah belajar kepada Rizieq yang disebutnya sebagai “ulama, al mujahid, habibuna Habib Rizieq Shihab”.

Dia menceritakan bahwa ulama-ulama besar Nusantara di masa lampau pergi ke Tanah Suci tak hanya untuk umrah atau berhaji, melainkan sekaligus menuntut ilmu. Dia menyebut sejumlah ulama besar, seperti Syekh Yusuf Al Makassari sampai Syekh Nawawi Al Jawi Al Bantani, yang kemudian mempunyai murid Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama atau NU.

Baca Juga :  Mencerdaskan Publik dengan "Real Politic"

“Maka,” katanya menjawab maksud pertemuannya dengan Rizieq, “kita pun untuk menimba ilmu beliau; ilmu kitabnya.” Selain itu juga belajar pada jemaah Ibnu Suud di Riyadh. “Bukan sekadar alim di depan komputer membuat jurnal, tetapi juga jihad fi sabilillah.”

 

Baca Juga :  Selamat Datang Tahun Kepura-puraan

VIVANEWS | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here