- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH BEM IPB Tuntut Pembebasan 13 Mahasiswa yang Ditangkap Polisi

BEM IPB Tuntut Pembebasan 13 Mahasiswa yang Ditangkap Polisi

Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pakuan menggelar aksi simpatik menuntut pmbebasan mahasiswa yang ditangkap polisi gara-gara demo di Istana Negara | Sandi Ilham

JAKARTA– Dalam aksi tiga tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla di depan Istana Negara Jakarta, Presiden BEM dan  13 mahasiswa ditangkap aparat pada Jumat, 20 Oktober 2017. Penangkapan mahasiswa menuai kritikan keras dari berbagai kalangan. Saat ini, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sedang mengupayakan untuk membebaskan mahasiswa tersebut.

Presiden Mahasiswa BEM Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) Panji Laksono menuntut aparat kepolisian untuk secepatnya membebaskan mahasiswa yang ditahan. Mahasiswa mengutuk tindakan represif aparat dalam mengamankan aksi demonstrasi.

“Kami meminta Presiden Jokowi untuk memenuhi tuntutan mahasiswa dan segera membebaskan rekan mahasiswa yang dtangkap,”  tegas Panji saat dihubungi polbo melalui pesan whatsapp, Selasa, 24 Oktober 2017.

Panji menjelaskan kronologis kejadian penangkapan tersebut. Jum’at itu, sekitar 3.000 massa dari aliansi BEM Seluruh Indonesia melakukan aksi memperingati tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di Jakarta. Ada sekitar 220 mahasiswa IPB ikut andil.  Pengunjukrasa melakukan longmarch dari patung kuda menuju Istana Negara.

“Ternyata aparat kepolisian telah memasang kawat berduri guna menahan aksi massa. Tapi, aksi tetap berjalan lancar sampai pukul 18.00 WIB,” ujar Panji.

Saat adzan magrib berkumandang, mahasiswa melakukan shalat  berjama’ah dan sebagian besar demonstran perempuan ditarik mundur dari lokasi aksi. Saat itu masih tersisa sekitar 500 orang dan kurang lebih ada 40 mahasiswa IPB. “Massa kembali berkumpul sekitar pukul 19.00 WIB dimulai dengan doa bersama hingga pukul 22.00 WIB.”

Menurut Panji, aparat mulai melakukan provokasi terhadap mahasiswa hingga menimbulkan kericuhan, yakni pada pukul 23.45 WIB. Aparat bertindak represif  terhadap mahasiswa yang bertahan. Kepolisian bahkan melempari mahasiswa dengan batu yang menyebabkan salah satu mahasiswa UNJ mengalami luka pada bagian kepala. “Tidak hanya itu, polisi juga memukul dan menendang mahasiswa serta mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas diucapkan,”  jelas Panji.

Baca Juga :  HMI Bogor Galang Dana Korban Bencana Lombok Timur

Hingga saat ini Presiden Mahasiswa dari beberapa kampus yang tergabung dalam BEM SI ditemani dengan LBH sedang berusaha untuk membebaskan mahasiswa yang tertangkap.

Mahasiswa yang tertangkap aparat kepolisian ada sebanyak 13 dan dari bogor 7 orang dengan nama-nama sebagai berikut:
1. Yogi Ali (IPB)
2. Ardi (IPB)
3. Golbi (IPB)
4. Yahya (IPB)
5. Susilo (IPB)
6. Ramdhani (Unpak)
7. Rifki Abdul (Akpi Bogor)

Baca Juga :  KBM Unpak Tuntut Polda Metrojaya Lepaskan Rhamdani Cs

 

 

MURTADHO | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here