- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Bima : RPJMD Dirubah Visi Misi Tetap

Bima : RPJMD Dirubah Visi Misi Tetap

Bogor –  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor 2019-2024, yang telah berjalan 2 tahun (2019-2024), direncanakan akan dirubah. Namun, terkait visi dan misi Kota Bogor, dipastikan tidak akan dirubah.

Dalam kesempatan pembahasan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) yang berlangsung di balaikota, Kamis 28 Januari 2021, kemarin, Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyatakan bahwa RPJMD Kota Bogor, akan di revisi pada tahun ini.

Dijelaskan Bima, perubahan RPJMD Kota Bogor itu, diperlukan untuk menyesuaikan indikator-indikator target yang disesuaikan dengan kondisi pada saat ini. Akan tetapi, perubahan yang akan dilakukan itu, tidak merubah Visi dan Misi. “Jadi rencana Menjadikan Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga tetap menjadi Visi kita kedepan, artinya, itu tidak berubah,” tegasnya.

Salah satu yang dilaksanakan dalam perubahan RPJMD Kota Bogor tersebut, yakni dengan menyelenggarakan konsultasi publik baik secara daring maupun luring di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor.

Tak hanya itu, perubahan RPJMD itu, bukan untuk mengurangi pagu anggaran atau kegiatan, akan tetapi disesuaikan secara objektif pada setiap capaian dan kondisi tantangan saat ini dan kedepan, termasuk dalam menghadapi Covid-19.

“Saya berencana membuka paradigma dan persepsi, bahwa harus dilihat peluang-peluang yang memungkinkan untuk ditingkatan capaiannya dalam pembangunan, karena dibalik musibah, ada berkah,” lanjut Bima.

Sementara itu, Kepala Bappeda, Hanafi mengeaskan, “Perubahan RPJMD lebih karena didasarkan adanya perubahan mendasar di sisa berlakunya RPJMD itu yakni kurang dari 3 tahun, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017,” ujar Hanafi.

Dikatakan Hanafi, perubahan mendasar yang terjadi karena adanya perubahan kebijakan nasional dan adanya bencana nasional yang sangat berpengaruh dalam capaian rencana pembangunan di Kota Bogor.

Baca Juga :  Aksi Spontan Sebelum Menuju Cibinong

“Kan RPJM Nasional ditetapkan 2020, sementara RPJMD Kota Bogor 2019. Sehingga membutuhkan penyesuaian terhadap kebijakan tersebut apalagi dengan adanya Covid-19 yang ditetapkan menjadi bencana non alam,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Spontan Sebelum Menuju Cibinong

Tim PolBo – Wiera

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here