- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Bogor Kembalikan Duit Rp 94 Miliar ke Kas Negara, Kenapa ?

Bogor Kembalikan Duit Rp 94 Miliar ke Kas Negara, Kenapa ?

CIBNONG – Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengembalikan duit sebesar Rp 94,3 miliar ke Pemerintah Pusat. Musababnya proyek pembangunan tujuh jalan dan dua jembatan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) ini batal dilelangkan. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beralasan waktu terlalu mepet untuk menyelesaikan pekerjaan fasilitas publik tersebut.

“Tidak cukup waktu, terlalu pendek. Kalau pelelangan dipaksakan, khawatir proyek tidak selesai,” Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar kepada wartawan membenarkan permohonan pembatalan lelang sembilan paket proyek dengan total anggaran Rp 94,3 miliar oleh Dinas PUPR.

Dinas PUPR selaku penanggung jawab proyek tersebut Sudah menyampaikan surat permohonan lelang ke Unit Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bogor pada 12 Juli 2017. “Anggaran tidak mungkin terserap. Jadi dibatalkan dan dikembalikan ke kas negara,” kata Adang.

Sekda menjelaskan, berdasarkan peraturan menteri keuangan nomor 50/PMK.07/2017 tentang transfer ke daerah dan dana desa, realisasi penyerapan dana DAK paling sedikit 75 persen dari dana yang sudah diterima RKUD. Laporan serapan ini paling lambat tanggal 30 Juni 2017.

Tenggat waktu itu kemudian diperpanjang menjadi 31 Agustus 2017 melalui surat Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor S-468/PK/2017. “Minimal laporan triwulan kedua harus mencapai 75 persen,” Adang menegaskan.

Berikut ini proyek jalan yang gagal diserap pada tahun 2017 : Jalan raya Laladon-Kreteg senilai Rp12,1 miliar, Jalan raya Jasinga-Tenjo Rp7,5 miliar, jalan raya Tenjo-Singabangsa Rp8,4 miliar, jalan Teluk Pinang-Banjar Waru Rp4,2 miliar, Jalan Banjar Waru-Tapos Rp7,56 miliar, Jalan Jampang-Ciseeng Rp8,3 miliar, Jalan Babakan Raden-Batasan Bekasi Rp4 miliar, pembangunan jembatan Ciapus Rp5,5 miliar dan yang paling besar jalan alternatif Laladon –
Dramaga sebesar Rp36,8 miliar.

Baca Juga :  Waspadalah Sudah 60 Lebih Warga Kota Bogor Terserang DBD

 

ARIE U.S

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here