- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Dadang-STS Petakan Tiga Masalah Utama Kota Bogor

Dadang-STS Petakan Tiga Masalah Utama Kota Bogor

BOGOR – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor 2018, Dadang Iskandar Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso atau Dadang-STS menilai saat ini pembangunan di Kota Bogor hanya sebatas kosmetik dan belum menyetuh kepada masalah utama yang paling dirasakan masyarakat.

“Kami sudah memetakan tiga masalah paling dirasakan masyarakat, yang selama ini tidak menjadi prioritas. Yang terjadi saat ini baru sebatas kosmetik, bukan kebutuhan substansif bagi warga,” kata STS, Calon Wakil Wali Kota Bogor kepada Polbo di Joglo Satu Keadilan, Kemang, baru-baru ini.

Menurut Sang Pembela, ada tiga masalah utama yang sudah dipetakan oleh Paslon nomor urut 4. Pertama adalah pelayanan kesehatan yang belum maksimal. Kedua minimnya lapangan pekerjaan. Ketiga belum meratanya pembangunan di wilayah pinggiran. Tiga lini kebutuhan masyarakat ini menjadi prioritas utama untuk diselesaikan kandidat usungan PDIP dan PKB itu.

“Tiga hal ini merupakan fakta dari aspirasi langsung arus bawah kepada kami. Warga menginginkan adanya perubahan di Kota Bogor. Kita akan prioritaskan saat kami memimpin nanti,” kata STS.

Adapun Calon Wali Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata jug menjanjikan pendidikan gratis kepada warga Kota Bogor. Hal itu diungkapkan Dadang, saat Blusukan di Rt 01/10 Kampung Bantarjati Kaum, Kelurahan Bantatjati, Kecamatan Bogor Utara, Rabu lalu.

Politikus PDIP ini menyatakan, pendidikan dasar sampai menengah seharusnya menjadi hak semua warga. Sebab, wajib belajar merupakan program pemerintah pusat yang menghapus semua biaya sekolah. “Kita akan berikan pendidikan secara gratis selama 12 tahun. Siswa hanya fokus belajar tanpa memikirkan biaya,” tegasnya.

Dadang menjelaskan, biaya gratis ini diberikan tidak hanya sekedar pembayaran iuran perbulan, tapi semua biaya administrasi yang saat ini masih dibebankan kepada wali murid seharusnya sudah ditanggung pemerintah.

Baca Juga :  Dodi Repdem, "Berbuat untuk Bogor Tidak Harus Jadi Bupati"

“Termasuk biaya-biaya yang muncul dengan mengatasnamakan komite itu akan kita awasi. Kita akan berikan secara gratis,” pungkas Dadang.

Baca Juga :  Meski Beban Berat, Sugeng Siap Dampingi Bima Arya di Pilkada 2018

 

M.A MURTADHO | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here