- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Dadang Tenang Dihujani Masalah Kota Bogor

Dadang Tenang Dihujani Masalah Kota Bogor

BOGOR – Bukan partai wong cilik, kalau tak dekat dengan masyarakat. Setidaknya demikian kerja politik
yang dibuktikan PDI Perjuangan. Bertempat di Gang Kosasih, kediaman Ketua Ranting PDI
Perjuangan Kota Bogor, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Ade Polo, calon walikota
(Cawalkot) Bogor, Dadang Iskandar Danubrata menggelar kampanye di hari pertama.
Sedikitnya, sekitar 100 ibu-ibu tumpah ruang menghadiri kampanye paslon nomor 4 yang
diusung PDI Perjuangan dan PKB, Senin, 19 Februari 2018 lalu.

Dadang datang didampingi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Pitaloka yang
bertepatan dengan reses masa sidang pertama tahun anggaran 2018. Saat berdialog, Dadang
mendengar keluhan demi keluhan yang disampaikan para ibu-ibu terkait masalah sosial Kota
Bogor.

Beragam problem dikemukakan, mulai dari persoalan pengajuan bantuan perbaikan
Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dinilai bertele-tele dari segi waktu dan pelayanan, ,
problem pendidikan yang dianggap masih tidak berpihak pada rakyat tak mampu di tingkat
SMA, hingga layanan kesehatan dengan keterbatasan kamar kelas tiga.

 

“Saya ingin sampaikan soal kepastian sekolah untuk pelajar tak mampu yang katanya kuotanya
20 persen, itu bagaimana? Buktinya, anak saya sekolah di SMKN 2, Mohamad pun masih harus
bayar. Selain itu, banyak warga tak mampu seperti yang dialami saudara saya yang anaknya
sekolah di SMEA swasta, sampai harus putus sekolah karena tak mampu bayar sekolah,” kata
Zubaedah (35), warga Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, saat mengadu kepada
cawalkot Bogor Dadang Danubrata.

Mestinya, sambung ibu yang hadir di acara temu warga bersama Dadang tersebut, Pemkot Bogor
bisa memberikan jaminan pasti untuk warga tak mampu yang sekolah di tingkat SMA negeri
maupun swasta.

Baca Juga :  Hadir di Reuni Akbar 212, Nur Sukma Kumpul dengan Anies Baswedan dan Ahmad Dhani

Menjawab keluhan ibu Zubaedah, Dadang menjawab, jika keberuntungan berpihak padanya dan
atas izin Yang Maha Kuasa, ia dan pasangannya Sugeng Teguh Santoso berniat melakukan
perubahan dengan berpihak pada warga tak mampu. “Moto kami Bogor Bersama. Artinya, kami
berniat ingin melakukan perubahan untuk Kota Bogor mendatang. Warga Kota Bogor ke depan
tak harus jadi obyek pembangunan, tapi juga jadi subyek. Terkait beragam persoalan sosial yang
ada di Kota Bogor, harusnya pemerintah daerah mewakili negara harus hadir memberikan solusi.

“Insya Allah, jika warga Kota Bogor berkenan, saya berniat ingin memberikan pelayanan
terbaik,” ujar Dadang yang langsung disambut sorak sorai kaum ibu dengan menunjukan empat
jarinya.

Sementara, anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menyampaikan, sebagai wakil rakyat,
dirinya adalah pelayan yang memiliki kewajiban melayani, bukan dilayani. “Rakyat atau
masyarakat adalah majikan bagi kami. Juga bagi PDI Perjuangan, serta kadernya, seperti Dadang
Iskandar Danubrata. Kami berkomitmen ingin selalu bersama dan hadir, saat masyarakat
menangis, berjuang dan tertawa. Jadi, jangan ragu sampaikan keluhan, usulan juga kritikan kepada kami. Dan, sebagai pelayan rakyat, sudah keharusan bagi kami untuk berupaya melayani
dan memperjuangkannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Bima Arya Beri Angin Surga, Belum Pasti Wakil-nya Dadang Danubrata

Sebelumnya, Dadang Iskandar Danubrata juga mengunjungi lokasi pemancingan di Bondongan,
dan setelah itu berlanjut dengan menggelar makan bersama dengan warga masyarakat di
Kelurahan Mulyaharja dihadiri anggota DPRD Kota Bogor Christian, dan Kelurahan Harjasari,
Kecamatan Bogor Selatan.

 

M.A MURTADHO | HS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here