- Advertisement -
Advertising
Beranda SILUET Darimana Harta Kekayaan Rp 85 Milar? Ini Ladang Duit Sugeng Sang Pembela

Darimana Harta Kekayaan Rp 85 Milar? Ini Ladang Duit Sugeng Sang Pembela

FANTASTIS. Itulah komentar sejumlah kalangan begitu mengetahui nilai kekayaan total Sugeng Teguh Santoso (STS), calonWakil Wali Kota Bogor periode 2018-2023. Sang Pembela, demikian STS mendapat julukan, tercatat sebagai kandidat kepala daerah terkaya dibanding tujuh calon lainnya.

Dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK) pada 8 Januari 2018, Sugeng memiliki kekayaan total sejumlah Rp 85.635.427.592. Kekayaan calon wakil wali kota yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berbanding jauh dengan para calon kepala daerah lain. Calon lain yang lumayan tajir adalah Dedie A. Rachi, calon wakil wali kota pendamping Bima Arya Sugiarto dengan kekayaan senilai Rp 11.162. 742.440.

Nah, darimana Sugeng Sang Pembela mempunyai harta kekayaan sebanyak Rp 85 miliar lebih itu? Begini cerita Sugeng Tegus Santoso saat dihubungi Polbo pada Selasa malam, 16 Januari 2018. Sang Pembela membenarkan jumlah harta kekayaannya sebesar puluhan miliar rupiah. Semua harta kekayaan Sugeng diperoleh dari keringatnya sebagai seorang pengacara handal.

Simak juga : Duet Dadang-Sugeng Siap Melayani Rakyat Bogor

“Darimana sumber kekayaan saya ? Yang pertama profesi saya selama 27 tahun adalah advokat. Saya berhak mendapatkan jasa hukum dari klien dengan nilai yang berdasarkan kesepakatan,” ungkap Sugeng.

Kemudian, seorang advokat Sugeng memiliki prinsip unik dalam memperlakukan klien-nya. Ia akan meminta bayaran jasa hukum yang besar kepada klien-nya yang kaya. Sementara bagi mereka yang miskin dan tidak mampu serta terlanggar haknya, Sugeng memberikan layanan hukum secara gratis. “Tanpa biaya jasa atau cuma-cuma.”

Yang menarik, menurut cerita Sugeng, walau mempunyai uang berlimpah, pria murah senyum ini ternyata sejak kecil hingga menjadi kaya raya tetap menjaga ajaran orantuanya untuk gemar hidup hemat dan menabung. Ia tidak menganut gaya hidup borjuis layaknya pengacara tenar di ibukota.

Baca Juga :  Dadang Dhanubrata Tunggu Pinangan Resmi Bima Arya

Simak juga : Miliki Harta Rp 85 Miliar, Ini Calon Kepala DaerahTerkaya di Pilwalkot Bogor 2018

“Karena setiap penghasilan saya nyaris 75 persennya disimpan dalam bentuk aset tanah yang  tersebar di beberapa lokasi di daerah Bogor, baik itu di wilayah kota maupun kabupaten. Ada juga di Jakarta dan Yogyakarta,” Sugeng menceritakan. “Harga saat saya beli dengan nilai saat ini mengalami kenaikan yang besar.”

Baca Juga :  Subhan Murtadla, Meraih Bulan Menggapai Bintang

Istilah sekarang, status ekonomi Sugeng adalah orang yang duitnya enggak ada seri. Nah, walau begitu, Sang Pembela rupanya tidak suka membeli mobil mewah, pakaian mewah serta asesioris mewah. Bahkan, Sugeng mempunyai hobi memakai barang yang murah meriah namun maslahat.

“Bermaslahatm, yaitu bertani yang bisa memberi sumber hidup buat petani lainnya. Itulah yang saat ini aset tanah nilainya naik sehingga ketika di jumlahkan nilainya kemungkinan bernilai 85 milyar lebih,” pungkas Sugeng Sang Pembela.

 

M.A MURTADHO | YUSUP MULIADI| AS

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here