- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Dengan 11 Kursi DPRD, Gerindra-PKS Maju di Pilbup Bogor 2018, Beranikah?

Dengan 11 Kursi DPRD, Gerindra-PKS Maju di Pilbup Bogor 2018, Beranikah?

Ketua DPC Gerindra, Iwan Setiawan dan Ketua DPD PKS, Adjid Muslim usai penandatanganan koalisi di Panjaungan, Nanggung, Bogor, 20 Mei 2017 | Ner

CIBINONG – Koalisi Partai Gerindra dan PKS Kabupaten Bogor dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Bogor tahun 2018, terkesan tak berarti. Padahal, pimpinan kedua partai ini tanpa ragu menandatangani kesepakatan politik sejak setengah tahun lalu, tepatnya pada 20 Mei 2017. Gerindra dan PKS merupakan partai pertama yang mendeklarasikan koalisi.

Namun, hingga kini kedua partai belum menunjukan tanda-tanda bakal mengambil peran dalam proses politik jelang pilkada. Langkah para inohong kedua partai, dinilai lamban dan kurang berani mengambil keputusan.  Padahal, kekuatan mesin politik Gerindra dan PKS  cukup besar. Selain itu, kedua partai mempunyai banyak kader yang bisa dijadikan pasangan calon.

“PKS 5 kursi dan Gerindra 6 kursi. Syarat pengajuan paslon itu 10 kursi. Artinya Gerindra dan PKS sudah mempunyai tiket pencalonan. Koalisi jadi enggak efektif. Terlihat sekali Gerindra dan PKS hanya menunggu pinangan sebagai wakil bupati saja. Seharusnya berani tampil,” ungkap Rahmat Syamsul Anwar, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP) kepada polbo di Cibinong, Sabtu malam, 4 Nopember 2017.

Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bogor, Wasto Soemarno mengatakan, PKS dan Gerindra sudah membuat MoU (memorandum of understanding) koalisi sejak bulan Mei 2017.  Adapun terkait figur kandidat calon bupati dan wakil bupati, ditentukan kemudian berdasarkan kesepakatan partai koalisi. Saat itu, PKS dan Gerindra bersepakat menyediakan perahu politik untuk maju di panggung pilkada 2018.

“PKS dan Gerindra belum membicarakan dan menentukan figur kandidat. Walau jumlah kursi gabungan PKS dengan Gerindra mencukupi (syarat pencalonan kepala daerah), yakni 11 kursi, kami tetap membangun komunikasi serta penjajakan koalisi dengan partai lainnya,” jelas Wasto, yang juga salah satu bakal calon bupati yang diusung PKS itu.

Baca Juga :  Survei LSI, Ridwan Kamil Nomor Satu, Dede "Macan" Yusuf Melejit

Ia menceritakan, PKS dan Gerindra belum secara resmi menyatakan bergabung dengan koalisi baru atau maju sebagai pasangan calon kepala daerah. Yang jelas, kata Ketua Komisi IV DPRD itu, poros PKS dan Gerindra sudah melakukan penjajakan dengan  PPP, Golkar, PAN, Hanura, PKB, dan Demokrat. “Jadi ada kemungkinan dan sah saja kami bergabung lagi dengan partai lain,” ujar dia.

Baca Juga :  Bagus Karyanegara Siap Kembangkan Pertanian di Kota Bogor

 

 

M.A MURTADHO | ANDINA R.S | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here