- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Dijegal di Bogor, Madekan A. Sakim Diangkat Jadi Dewan Penasehat KADIN Jabar

Dijegal di Bogor, Madekan A. Sakim Diangkat Jadi Dewan Penasehat KADIN Jabar

BOGOR-Sosok bos PT. Galuga Jaya Group, Madekan Achmad Sakim, seakan tenggelam begitu saja. Tak ada riuh rendah selepas gagal maju sebagai calon ketua pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bogor pada 4 Maret 2019 lalu.  Pengusaha asal Bogor Barat ini mengaku dijegal panitia pelaksana, yang diduga condong ke kandidat petahana, yakni H. Rudy  Ferdian.

Sepekan usai Mukab, Madekan yang merasa diperlakukan tidak adil lantas menempuh jalur hukum. Melalui kuasa hukumnya, Madekan mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Cibinong pada Senin, 11 Maret 2019. Ia menyebut, Mukab VII Kadin Kabupaten Bogor cacat hukum. Panitia pelaksana mukab terindikasi tidak netral dan mengabaikan haknya sebagai calon ketua. Bos tambang ini mengaku dirugikan dan dijatuhkan martabatnya.

Baca juga : Madekan A. Sakim Itu Pengusaha Nyantri Calon Ketua Kadin Bogor

“Secara sepihak panitia memutuskan mencoret nama saya dari pencalonan. Saya dianggap tidak memenuhi syarat sebagai calon ketua. Tapi waktu itu saya tidak diberi kesempatan untuk mengklarifikasi hasil verifikasi syarat calon. Itu sama saja main gunting,” kata Madekan di Galuga, baru-baru ini.

Ia menyebut, apa yang terjadi di Kabupaten Bogor, baik hasil Mukab maupun kinerja kepengurusan lama, diketahui secara detail oleh Kadin Jabar. Untuk itu, selain karena ada gugatan, Kadin Jabar juga belum menerima mutlak hasil Mukab Kadin Kabupaten Bogor. “Jadi tidak benar kalau Pengurus Kadin Kabupaten Bogor periode 2019-2024 sudah dilantik bulan Maret lalu. Lah, Kadin Jabar saja baru dikukuhkan 9 April 2019. Jadi siapa yang melantik mereka?,” tegas Madekan.

Susunan Dewan Penasehat Kadin Jabar periode 2019-2024

Nah, kisruh Mukab Kadin Kabupaten Bogor membuat sosok Madekan dilirik oleh Ketua Kadiin Jabar Tatan Priana Sudjana. Madekan yang bukan pengusaha APBD, dinilai berani melakukan terobosan dan memiliki konsep untuk kemajuan Kadin. Hal itu, sejalan dengan keinginan Kadin Jabar kepengurusan 2019-2024 yang akan melakukan repositioning restructuring dan reengenering untuk mengakuisisi potensi ekonomi di Jabar.

Baca Juga :  Hari Ini Listyo SP Dilantik Jadi Kapolri

Baca juga : Disebut Cacat Hukum, Madekan Achmad Sakim Gugat Mukab Kadin Bogor ke PN Cibinong

“Alhamdulillah, saya dijegal di Kabupaten Bogor, tapi justru dipercaya oleh Ketua Kadin Jabar untuk masuk dalam kepengurusan sebagai Dewan Penasehat. Saya satu-satunya Anggota Wanhat yang tidak punya gelar akademik,” ungkap Madekan.

Bos Galuga Jaya Group menambahkan, dirinya akan mendukung penuh keinginan Kadin Jabar yang akan bersama-sama Pemerintah dalam mengidentifikasi potensi ekonomi di kabupaten-Kota seluruh Jawa Barat. Potensi yang ada di 27 Kabupaten-kota akan terus digali untuk menjadikan ekonomi Jawa Barat diselaraskan dengan visi misi ‘juara lahir batin.

Baca Juga :  Maman Daning Bakal Diusung Koalisi Merah Putih?

“Jadi pembenahan dilakukan pula secara organisasi Kadin di kota/kabupaten se Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Bogor. Untuk itu, reformasi organisasi di Kadin Kabupaten Bogor bakal dijalankan,” tandas dia.

 

ARIE SURBAKTI

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here